Ketika Naysila Mirdad Berbisnis Baju

Editor KapanLagi.com | 08 September 2011, 11:44 WIB
Ketika Naysila Mirdad Berbisnis Baju
KapanLagi.com -
Oleh: Daniel Ruben Profesi menjadi seorang selebriti ataupun superstar, tidak menjamin akan bisa menunjang kehidupan selamanya. Terlihat sangat makmur memang, ketika seorang artis berada di masa kejayaannya. Namun sesungguhnya, tidak ada jaminan bahwa profesi menjadi seorang artis bisa bertahan sepanjang masa. Bisnis dan investasi pun menjadi sasaran peralihan bagi artis-artis untuk mendatangkan uang, di saat sudah tak aktif lagi menjadi artis, ataupun yang masih terjaga dengan baik eksistensinya. "Banyak jalan menuju Roma". Begitulah kira-kira ungkapan yang tepat untuk menggambarkan beragam bisnis yang dijalani para artis kita. Titi Kamal dengan restorannya, Anjasmara dengan rental mobilnya, Rina Gunawan dengan event organizer-nya, Anya Dwinov dengan cafenya, Dimas Seto dengan lapangan futsalnya, dan masih banyak lagi artis lain yang menggeluti bidang serupa. Demikian pula dengan artis muda dan cantik, Naysila Mirdad. Putri pasangan Jamal Mirdad dan Lidya Kandou ini pun tengah menaruh konsentrasi penuh pada butik pakaian yang dimilikinya. Nay tidak pernah menyangkal bahwa profesinya saat ini sebagai pesinetron, tidak bisa menjadi tumpuan hidup selamanya. Tak mudah bagi Nay dalam menjalani sesuatu yang baru dalam kehidupannya, dalam hal ini berbisnis pakaian. Melalui KapanLagi.com®, Nay pun ingin berbagi cerita bagaimana ia berjuang bersama teman-temannya mendirikan 'rumah baru'nya ini, yang berada di kawasan Grand Indonesia, beberapa waktu lalu.

Naysila Mirdad
  • Nay sekarang lagi sibuk apa?
    Sekarang aku lagi fokus sama kuliah aku, sama bisnis butik aku, terus sama persiapan mau sinteron Cinta dan Kesetiaan.
  • Sempat lama nggak muncul di sinetron, memang sengaja atau ada kesibukan lain?
    Emang sebenarnya kita juga udah syuting ya, cuma belum tayang aja. Nah, mumpung belum tayang, jadi aku bisa fokus sama kuliah aku dulu.
  • Ngomongin soal butik, sudah berapa lama berdiri?
    Butik aku ini sudah satu setengah tahun berdirinya. Jadi awal mulanya aku tuh sama temen-temen SMA aku, kita punya satu kesamaan selera di bidang fashion jadi kita aplikasiin di bidang bisnis. Dan di sini kan baju-bajunya bisa dipakai sama semua orang juga, dan kita memang buat sendiri ya desainnya. Dari situ terbentuklah butik Deer ini, kita punya 4 orang karyawan, dan pemiliknya ada 4 orang juga, 2 cewek 2 cowok.
  • Sempat melakukan survey?
    Yang utama harus dipikirin itu sebenernya konsepnya, terus desainnya, dan karakteristiknya itu kayak apa, itu yang mau kita terapkan, dan itu butuh waktu sekitar 3 sampai 4 bulan.
  • Kenapa memilih tempat di dalam mall?
    Oh, awalnya itu dari kita pas ikutan bazzar di sini, terus ditawarin sama pengelola mall untuk bikin di Grand Indonesia, dan akhirnya kita terima.
  • Ini kan pemiliknya ada cowok juga ya, tapi kenapa bajunya untuk cewek semua, atau apa ada rencana untuk menjual baju-baju pria juga?
    Iya, rencananya sih memang nanti akan ada baju buat cowok, tapi belum sempet, jadi untuk sementara baju-baju perempuan aja dulu. Malahan justru yang ngedesain baju-baju di sini tuh temen aku laki-laki, hahaha. Malahan yang cewek-cewek cuma kasih masukan aja.
  • Deer kan artinya rusa. Apa hubungannya rusa dengan clothing?
    Ada hubungannya. Jadi filosofinya, rusa itu kan binatang yang kuat di segala musim ya, jadi kita mau menyesuaikan season yang ada, dengan baju kita. Maksudnya kita memilih rusa, karena rusa kan walaupun banyak tanduk tapi mukanya hanya satu. Meski ada empat kepala di sini, kita punya satu tujuan.
  • Untuk mendirikan butik ini, kira-kira berapa dana yang dibutuhkan?
    Hahahaha, nggak usah ngomongin duit ah. Ya kira-kira dana yang dikeluarkan memang sudah sesuai dengan yang diperhitungkan untuk mendirikan butik ini lah.
  • Tapi cukup besar nggak dananya?
    Pokoknya, kita juga nggak mau yang berlebihan. Pokoknya kita sudah perhitungkan.
  • Sistem manajemennya bagaimana?
    Di sini aku sama temen-temen aja yang kelola, misalkan akuntannya temen aku sendiri, marketing sama PR buat human resource-nya dibagi sama temen-temen aku juga.
  • Nay sendiri konsentrasi di bagian apa?
    Promosi sama marketing.
  • Sempat melakukan riset dulu nggak?
    Kalo kita sih sama temen-temen selalu sediain waktu untuk meeting bareng, misalkan untuk produksi baju itu berapa bulan sekali, sama photoshoot juga. Pokoknya kita udah pikirin mateng-mateng kok.
  • Desain baju yang dikedepankan di butik ini seperti apa?
    Kalo di sini desainnya seperti feminin ya, tapi nggak terlalu feminin banget. Jadi girly tapi playfull. Baju-baju di sini juga banyak yang multifungsi ya. Artinya satu baju bisa digunakan beberapa model gitu. Sementara kalo untuk bahannya, itu dicari yang senyaman mungkin biar orang merasa nyaman. Dan kalo untuk warna disesuaikan dengan musim. Kalo lagi summer, dicari warna yang lebih berwarna cerah. Kalo musim ujan, kita bisa cari yang lebih hangat lah.
  • Target pemasarannya umur berapa?
    Target usia dari anak SMP sampai ibu-ibu muda.
  • Kebanyakan customernya dari kalangan apa?
    So far sih kebanyakan mahasiswa yang dateng. Tapi ada anak sekolah juga kok sama orang kantoran. [initial]
BUAT NAY, SEBERAPA PENTING SEBUAH BISNIS, DI SAMPING PROFESI SEBAGAI ARTIS?
Naysila Mirdad di Butik Deer Grand Indonesia:

Naysila MirdadNaysila Mirdad Naysila MirdadNaysila Mirdad Naysila MirdadNaysila Mirdad
(kpl/ben/nat)
BERI KOMENTAR▼
Komentar
↑