Permintaan Sederhana dari Titi Kamal

Editor KapanLagi.com | 15 Juli 2011, 15:40 WIB
Permintaan Sederhana dari Titi Kamal
KapanLagi.com -
Oleh: Daniel Ruben Kalau menyebut nama Kurniaty Kamalia, boleh dibilang hampir tak familiar di telinga masyarakat tanah air. Namun lain halnya jika menyebut nama Titi Kamal, sulit rasanya bagi kita untuk berkata "ngga tau...". Wajahnya banyak menghiasi layar kaca, majalah, tabloid hiburan, online, bahkan sampai ke billboard iklan yang berdiri kokoh di pinggiran jalan ibukota. Kiprah karir Titi di dunia hiburan diawalinya ketika berusia 14 tahun, dan telah menorehkan banyak prestasi. Wanita bertubuh tinggi 169 cm ini pernah bermain di film ADA APA DENGAN CINTA, dan bermain di sinetron CINTA ANAK KAMPUS,CHANDA, serta Pura Pura Buta. Nama Titi Kamal semakin melambung ketika dia menyanyikan lagu Jablay yang sempat menjadi hit. Karena komitmennya sebagai aktris, Titi hanya menyanyikan lagu itu khusus untuk film MENDADAK DANGDUT, dan tidak pernah menampilkan atau menyanyikan lagu tersebut untuk penampilan di tempat lain. Saat ini, Titi tampaknya sedang berekspansi ke duna tarik suara. Beberapa single-nya pun sudah diluncurkan, sebagai bukti bahwa Titi memang serius dalam mengerjakan sesuatu. Jumat lalu (18/07/2011) KapanLagi.com® mendapat kesempatan untuk lunch bareng Titi Kamal di Cuppa Coffee, Poin Square, Pondok Indah, sambil ngobrol-ngobrol soal single terbarunya, yang rencananya tak lama lagi akan segera di-release. Dan ternyata Titi adalah tipe orang yang sangat rendah hati.

Titi Kamal di Cuppa Coffee, Poin Square, Pondok Indah
  • Lagi sibuk apa?

    Sekarang aku lagi persiapan stripping Ramadhan, dan mungkin selain itu lagi persiapan untuk release single terbaru, judulnya Sendiri , ciptaannya Mas Yovie Widianto dan sekarang baru diputer di radio minggu-minggu ini.
  • Single-nya sendiri kapan rencananya diluncurkan?

    Aku sendiri belum dapat kepastian resmi dari official, cuma yang pasti dalam waktu dekat kali yah, dan saat ini baru meeting untuk persiapan video klip terbaru.
  • Ini single Titi yang ke berapa ?

    Pokoknya single aku yang pertama itu Lebih Baik Sendiri, terus Resah Tanpamu, terus Kau Bilang, trus Jatuh Cinta dan ini berarti yang ke-5.
  • Ngobrolin soal materi lagu single Sendiri ini, genrenya apa, dan bercerita tentang apa?

    Single Sendiri ini kan remix ya, lebih ke arah pop, tapi ada sentuhan jazz-nya dikit, karena nggak mau terlalu jauh berbeda dari yang sebelumnya. Single ini punya cerita unik, tadinya sih yang mau di-release tuh bukan single ini, ada satu single yang udah siap edar, tapi akhirnya ditarik lagi, mungkin karena ada pertimbangan dari produser juga ya. Mungkin Sendiri ini jauh lebih menarik kali ya.

    Ceritanya itu tentang cewek yang pengen disayangin yang nggak mau dikhianatin, standar lah seperti layaknya wanita kebanyakan kan pengen disayang nggak mau dikhianatin. Si cewek lebih baik sendiri aja dulu kalau cowoknya ini tetep nggak care sama dia. Jadi cowoknya ini cuek banget sama si cewek, tipe cowoknya ini workaholic banget, atau mungkin lebih senang sama teman-temannya, kan banyak tuh ceritanya begitu.
  • Tapi lirik lagunya sendiri serius nggak?

    Serius kok. Lumayan sedih banget and so deep. Kalau sebelumnya aku lagunya lebih bernuansa ceria, akhirnya sekarang coba lebih mellow aja. Lumayan seru sih jadi nggak sabar juga nunggunya, soalnya ada aktingnya juga buat video klipnya jadi nanti.
  • Buat Titi, apa sih rasanya nyanyi?

    Rasanya deg-degan sih yang pasti. Soalnya kita kan nggak tau apakah masyarakat enjoy dengar aku nyanyi. Selain itu seru juga sih bisa menghibur banyak orang dan ada kepuasan tersendiri, karena aku kan sebelumnya banyak di akting, dan akting itu kan membawakan karakter orang lain, menghidupkan karakter lain, bukan karakter aku. Tapi di sini aku pasti jadi diri sendiri ya, jadi harus lebih punya jati diri aja. Dari tahun 2008 kemarin, waktu album pertama sampai sekarang, aku masih seperti mencari jati diri, belum ketemu kliknya. Semua genre, mulai dari RnB sampe yang agak nge-beat, trus sampe ke pop juga aku cobain. Jadi sekarang pelan-pelan mulai tahu arahnya ke mana.
  • Kalau misalnya dari Titi sendiri, kira-kira lebih nyaman di genre apa nih?

    Aku sih lebih suka ke pop ya.
  • Kenapa pop?

    Ya aku mencoba lebih realistis aja sih. Saat ini yang aku incar emang massa yang pangsa pasarnya besar. Sementara kalau di market kita kan bicara kebanyakan soal pop, walaupun yang lain juga nggak menutup kemungkinan. Tapi menurut aku pop lagi lumayan heboh gitu dan aku juga lebih enjoy. Itu sih alasannya, dan memang sesuai dengan kepribadian sendiri aja sih karena aku memang sukanya pop jadi yah udah aku jalanin pop aja.
  • Ini lagu pertama Titi yang diciptain Yovie Widianto ya? Titi sendiri terlibat nggak atau menyerahkan semuanya ke mas Yovie?

    Kalau mas Yovie itu sebatas menciptakan liriknya. Sementara untuk aransemen lagu, aku serahkan ke Alam Urbach, beliau kan sudah mumpuni banget dan aku senang banget, dan dia bikin aransemen juga lebih ke masa kini. Intinya aku senang di single terbaruku ini didukung oleh orang-orang penting, ada mas Yovie, mbak Florin (Emotion.red), trus ada Alam Urbach, dan itu jadi warna tersendiri buat single ini.
  • Rasanya gimana kerjasama dengan orang-orang yang hebat?

    Rasanya lumayan nervous juga ya. Soalnya aku sendiri kan masih anak bawang di dunia tarik suara, jadi rasanya bangga banget plus deg-degan juga. Kalau nggak bagus kan malu juga nanti sama semua orang. Jadi ya ada rasa bangga sambil percaya diri juga, ya semua campur aduk deh.

  • Titi Kamal di Cuppa Coffee, Poin Square, Pondok Indah
  • Titi kan mulai karier dari model, dan Titi lebih lama di akting kan? Titi sendiri pengennya lebih dikenal sebagai aktris atau penyanyi?

    Mungkin dua-duanya kali ya. Aku pribadi sih segala apresiasi dari masyarakat aku terima dengan baik, mungkin ada yang mengenal aku di single aku, atau dulu di film aku yang MENDADAK DANGDUT, atau mungkin ada yang mengenal aku di sinetron MUSLIMAH (Indosiar.red), atau mungkin di film ADA APA DENGAN CINTA. Jadi dengan semua yang bervariasi itu, adalah sesuatu yang membahagiakan buat aku. Mau lebih dikenal sebagai penyanyi, atau akting sama aja, tapi pengennya multi talented aja, hahaha.
  • Christian sendiri gimana? Dia lebih suka kamu ada di jalur mana?

    Kalau Tian sih lebih ke akting sih ya. Lagipula sekarang kan dia lagi mengembangkan usaha di bidang multimedia jadi sekarang dia lagi konsen ke situ aja dulu. Tapi sebenarnya sih dia selalu mendukung apapun itu, jadi kadang kasih masukan, tapi kadang cuek juga, hahaha.
  • Pengen bikin duet dengan Tian mungkin?

    Tian nggak suka nyanyi, dia lebih ke alat musik kaya piano, atau drum. Memang dia dulu ada band, waktu jaman SMA dulu, tapi mungkin udah jarang main lagi. Dulu jaman kita pacaran sih Tian sering ngiringin piano atau gitar gitu.
  • Tian pernah komentar apa kalau kamu nyanyi?

    Dia kadang suka kasih tahu aku kalau powernya kurang, atau mungkin bajunya jangan gini atau yang lain-lain. Sekali-kali kalau pas misalnya dia lagi nonton aku perform, banyak kasih masukan juga.
  • Selain nyanyi ada yang lagi ditekuni lagi nggak?

    Aku sekarang konsen di roadshow dulu. Kebetulan kan saya brand ambassador Sunsilk jadi lagi banyak keliling kota. Udah gitu masih ada event-event nya mereka juga, jadi ya masih jalanin itu aja.
  • Titi lebih pede nyanyi atau akting?

    Mungkin lebih pede akting ya. Soalnya kalau dilihat dari jam terbang aku akting dari umur 14 tahun sampi tua begini, hahaha. Sementara kalau nyanyi itu kan baru banget dan masih mencari jati diri, trus segala macamnya masih berantakan lah, kaya power, pitch control trus nafas juga masih suka ngos-ngosan, dan kalau manggung nyanyi 8 lagu, pas lagu keenam biasanya udah gak bisa nafas. Jadi mungkin mesti harus disiplin kali ya latihan dan olah nafasnya. Masih banyak kekurangan banget.
  • Pendapat kamu pribadi terhadap single terbarumu ini ke depannya, bagaimana?

    Aku hanya punya berharap kalau single aku yang ini, nantinya bisa diterima dengan baik di semua kalangan masyarakat. [initial]
(kpl/ben/nat)
BERI KOMENTAR▼
Komentar
↑