Sheila Timothy

Sheila Timothy atau yang lebih akrab dipanggil Lala Timothy adalah seorang produser kelahiran Jakarta, 29 November 1971. Lahir dari pasangan Eugene Timothy dan Erna Hoekwater Timothy, Lala merupakan kakak kandung dari aktris cantik Marsha Timothy.

Setelah menyelesaikan pendidikannya di manajemen marketing Universitas Trisakti Jakarta pada tahun 1996, Lala bekerja sebagai Account Management di Indo Ads (sekarang bernama Ogilvy). Meskipun lebih fokus menangani brand klien, Lala juga sering terlibat dalam proses pembuatan iklan mulai dari konsep storyboard hingga iklan tersebut muncul di media. Selain sibuk di dunia periklanan, ia juga aktif menjalankan perusahaan musik milik keluarga, PT. Remaco Ltd.

Tahun 1998 ia menikah dengan Luki Wanandi lalu hijrah ke Singapura. Setelah dikaruniai seorang anak, Lala memutuskan untuk fokus menjadi ibu rumah tangga. Dua tahun tinggal di Singapura, Lala kemudian pindah ke Indonesia dan tetap memilih menjadi ibu rumah tangga. Saat ini Lala dikaruniai empat orang anak yaitu Alexander (12), Lea (10), Celesta (7), dan Lizzy (3).

KARIR
Setelah 10 tahun menikmati perannya sebagai ibu rumah tangga, Lala mulai terjun ke dunia film. Awal keterlibatan Lala di dunia film berawal dari permintaan Marsha Timothy yang meminta Lala untuk menjadi manajernya. Dalam sebuah kesempatan, Lala bertemu dengan Joko Anwar yang menawarkan skenario PINTU TERLARANG. Merasa terkesan dengan skenario PINTU TERLARANG, Lala dan suami memutuskan untuk mulai membuat perusahaan produksi film bernama LifeLike Pictures. Di perusahaan ini Lala bertindak sebagai COO (Chief Operating Officer) sementara suaminya, Luki, menempati posisi CEO (CHief Executive Officer).

Tahun 2008, LifeLike Pictures mulai menggarap PINTU TERLARANG. Film yang dibintangi oleh Marsha Timothy, Fachri Albar, Ario Bayu dan Tio Pakusadewo ini berhasil mendapat penghargaan Best of Puchon di Puchon International Fantastic Film Festival pada bulan Juli 2009. Sebelumnya, pada bulan Februari 2009, PINTU TERLARANG mendapat kesempatan tayang di International Film Festival Rotterdam ke 38.

Setelah PINTU TERLARANG, Lala bersama LifeLike Pictures mengadakan festival film pendek FISFIC (Fantastic Indonesian Short Film Competition) pada tahun 2011. Lala juga menggandeng Gareth Evans, Joko Anwar, The Mo Brothers, Ekky Imanjaya dan Rusli Eddy untuk memproduseri 6 film karya para pemenang FISFIC tersebut.

Akhir April 2012, LifeLike Pictures merilis film MODUS ANOMALI yang dibintangi oleh Rio Dewanto, Surya Saputra dan Marsha Timothy. Film bergenre psychology thriller ini mendapat respon positif tidak hanya dari dunia perfilman nasional namun juga internasional. Sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pendistribusian film, Raven Banner Entertainment telah membeli hak peredaran internasional film MODUS ANOMALI.

Lala Timothy bersama LifeLike Pictures terus mencatatkan prestasi mereka di dunia film internasional. Bulan Oktober mendatang, karya LifeLike Pictures terpilih untuk masuk ke Busan International Fantastic Film Festival di Korea, sebuah ajang perfilman paling bergengsi di Asia

FILMOGRAFI
PINTU TERLARANG (2009)
MODUS ANOMALI (2012)

Lebih Lengkap