Ini Alasan DPR RI Undang Bintang 'Mahabharata'

Wulan Noviarina Anggraini | 18 Desember 2014, 17:38 WIB
Ini Alasan DPR RI Undang Bintang 'Mahabharata'

Kapanlagi.com - Bukan tanpa alasan DPR RI mengundang para bintang Mahabharata untuk makan siang di gedung DPR. Karena mereka tidak sekedar makan siang, tapi juga melakukan dialog.

Di Senayan, Shaheer Sheikh dkk melakukan dialog publik bersama BKSAP dengan tema Diplomasi Budaya Melalui Pendekatan Poip Culture Pengalaman Sukses Serial Mahabharata.

Di Gedung DPR RI, para bintang Mahabharata ditemui oleh Ketua BKSAP, Dr. Hj. Nurhayato Ali Assegaf. Lalu mereka melakukan dialog di Gedung Nusantara III DPR RI.

Ajang dialog ini tidak hanya dilakukan oleh para bintang Mahabharata dengan para anggota DPR. Tapi juga ada budayawan seperti Taufik Rahzen, Ninik L Karim, mahasiswa dan tentu saja awak media.

Dilansir dari akun resmi DPR RI, mereka menjelaskan bahwa dialog hari ini bertujuan untuk mendapatkan informasi dari para bintang serial yang sukses membius Indonesia. Dengan kemiripan budaya, seharusnya ada yang bisa ditiru oleh Indonesia dari industri hiburan India.

Suasana dialog antara pemain 'Mahabharata' dengan anggota dewan, mahasiswa dan pers. @twitter.com/dpr_riSuasana dialog antara pemain 'Mahabharata' dengan anggota dewan, mahasiswa dan pers. @twitter.com/dpr_ri


Dalam kesempatan itu, Shaheer Sheikh mengaku sangat bangga dan bahagia karena bisa diundang oleh anggota DPR. Ia juga bahagia karena masyarakat Indonesia memiliki keistimewaan, hangat dan penuh cinta.

Di momen yang sama, peneliti hubungan internasional Setjen DPR, Ririn menanyakan soal kebijakan pemerintah soal dukungan terhadap budaya lewat film dan drama. Pertanyaan itu kemudian dijawab oleh Shaheer Sheikh, pemeran Arjuna di serial Mahabharata.

"Masyarakat India sangat mencintai budaya India dan mereka merepresentasikan budaya India. Mahabharata sendiri melakukan penelitian selama bertahun-tahun sebelum akhirnya dibuat serialnya," ujar Shaheer.

Andi M. Ghalib, anggota Komisi I DPR RI yang pernah jadi Dubes Indonesia untuk India menjelaskan bahwa serial Mahabharata merupakan bentuk soft diplomasi. "Indonesia miliki budaya besar tapi baru kali ini DPR perhatikan soft power diplomacy seperti saat ini," kata Andi M. Ghalib.

Dengan dialog ini, DPR RI berharap bisa belajar dari kesuksesan serial India untuk memperkenalkan budaya asli ke negara lain. Dan Indonesia bisa melakukan hal yang sama untuk mempromosikan budaya asli Tanah Air.

(kpl/phi)

Editor:   Wulan Noviarina Anggraini