John Abraham Pilih Bangkrut Daripada Buat Film Komedi Dewasa

Ahmat Effendi | 07 Februari 2016, 12:38 WIB
John Abraham Pilih Bangkrut Daripada Buat Film Komedi Dewasa

Kapanlagi.com - Beberapa produser, sutradara dan aktor dalam dunia perfilman terbilang cukup idealis. Begitu juga dengan sosok John Abraham, yang dikenal karena film-film yang cukup berisi. Suami dari Priya Runchal ini telah membintangi puluhan film dalam karirnya dan lantas menjadi produser. 

John Abraham sendiri mengaku dirinya sangat anti dengan film komedi dewasa. Daripada memproduseri film komedi dewasa melalui rumah produksinya, pemilik John Abraham Entertainment ini lebih memilih untuk bangkrut saja.

"Ada pasar untuk film dewasa, mereka memiliki potensi besar untuk mendapatkan keuntungan. Namun sebagai seorang aktor, aku tak akan melakukannya. Bukan karena itu salah, aku tak berada dalam posisi untuk bisa menghakimi itu benar atau salah, namun aku memiliki pendirian tegas untuk melakukannya," ujar John seperti dilansir bombaytimes.com.

John Abraham salah satu produser India yang cukup idealis. ©bombaytimes.comJohn Abraham salah satu produser India yang cukup idealis. ©bombaytimes.com

Dalam karirnya, John telah membintangi beberapa film sukses seperti JISM, WATER, DOSTANA, NEW YORK, FORCE, SHOOTOUT AT WADALA hingga MADRAS CAFE. Dalam wawancara tersebut ia menegaskan pendiriannya untuk tak mau main film dewasa murahan.

"Apakah aku akan main FIFTY SHADES OF GREY? Mungkin, namun apakah aku akan menerima semua tawaran yang masuk? Tidak! Aku lebih baik bangkrut, aku tak akan memproduksi komedi dewasa," tutur bintang FORCE tersebut.

Sementara dalam langkahnya sebagai seorang produser, John pernah membuat VICKY DONOR hingga MADRAS CAFE. Meski mengaku sebagai seorang penikmat film komedi, bintang yang satu ini tak ingin membuat film komedi seksi.

"Sebagai aktor aku berkonsentrasi dengan konten, dan cukup bangga dengan apa yang aku lakukan. Aku sebenarnya suka film komedi. Aku cinta komedi dan bisa menikmatinya dengan mudah," tandasnya.

(bom/sjw)

Editor:   Ahmat Effendi

Topik Terkait