Shashi Kapoor: Film Kontemporer Tekankan Tampilan Luar

Erlin | 29 Desember 2005, 07:08 WIB
Shashi Kapoor: Film Kontemporer Tekankan Tampilan Luar

Kapanlagi.com - Bintang pujaan layar perak India, Shashi Kapoor menyatakan film kontemporer lebih menekankan pada 'tampilan luar' ketimbang isi.

"Film yang dibuat pada dekade 1940, 1950 dan 1960-an jauh lebih baik daripada film produksi sekarang. Film kontemporer lebih menekankan pada tampilan daripada isi film."

"Pada masa itu sebagian besar film memiliki isi dan jalan cerita yang baik, terutama film dalam bahasa Inggris, Hindi dan Bengali," kata aktor dari keluarga Kapoor yang dianggap sebagai 'tokoh nomor satu' film India, sebagaimana dilaporkan PTI.

Kapoor yang telah berakting dalam 200 lebih film, termasuk film laris seperti WAQT, DEEWAR, SHARMILI, JAB JAB POOL KHILE, mengemukakan 'perubahan' ini terutama sekali adalah karena penonton, yang seleranya telah berubah dalam tahun-tahun belakangan ini.

"Penonton telah berubah kini. Film dan musik juga telah berubah banyak, kendatipun saya tak tahu pasti apakah perubahan menuju ke arah yang lebih baik atau tidak," katanya.

Kapoor mengemukakan dirinya "beruntung" telah turut bermain dalam berbagai produksi Merchan-Ivory, seperti "Shakespeare Wallah", "The Householder", "Heat and Dust" dan "Sidharta" yang membuat namanya menjulang di kalangan aktor India.

Mengenang persahabatannya yang lama dengan almarhum Ismail Merchant, seorang sutradara penting India, Kapoor menjelaskan "Saya kira tak ada seorang pun sutradara di India yang mampu menyamai standarnya. Ia membuat 50 film antara 1963 dan 2005 dan saya pikir itu merupakan prestasi yeng besar untuk saya telah bekerja sama dengannya karena sebagian besar filmnya diakui dunia internasional."

Main Film Asing

Mengenai kecenderungan para aktor India berakting di film-film internasional, ia menyatakan trend ini dimulai pada awal dekade 1940-an.

"Ayah saya, Prithviraj Kapoor main dalam film RAJ NARTAKI yang disutradarai Modhu Bose, yang dibuat dalam bahasa Hindustan, Bengali dan bahasa Inggris dengan Judul COURT DANCER. Saya mulai berakting dalam film-film seperti itu pada dasawarsa 1960-an."

"THE HOUSEHOLDER yang didistribusikan Columbia Pictures tidak memperoleh sambutan yang diharapkan sebelumnya di Barat. Namun kami tidak terkejut oleh minimnya sambutan pada saat itu ...boleh jadi karena kami masih muda dan memiliki banyak keberanian untuk menerimanya secara positif," kenang Kapoor dengan senyum khasnya.

Para aktor India kini bekerja di berbagai produksi asing, yang menurut pendapatnya sangat sedikit berbuat begitu dan dapat diterima.

"Saya merasa gembira mendengar Gulshan Grover dan Aiswarya Rai bekerja di luar negeri dan diterima di sana."

Sebaliknya, Kapoor mengecam para produsen India yang memperoleh 'publisitas tambahan' dengan memakai aktor atau teknisi dari Amerika Serikat dan Inggris dalam film-film mereka. (*/erl)

Editor:   Erlin