Viral Aamir Khan Donasikan Uang 3 Juta di Dalam Tepung Terigu Untuk Rakyat Miskin, Ternyata Fake

Kamis, 30 April 2020 15:38 WIB
Viral Aamir Khan Donasikan Uang 3 Juta di Dalam Tepung Terigu Untuk Rakyat Miskin, Ternyata Fake

Kapanlagi.com - Beberapa hari belakangan, viral beredar kabar bahwa Aamir Khan diam-diam mendonasikan uang dalam jumlah cukup besar untuk masyarakat miskin di sekitar rumahnya. Dilansir dari akun @aamirfansindonesia, sang aktor menyembunyikan uang donasinya dalam tepung terigu.

Menurut caption dari admin akun tersebut, Aamir menyembunyikan uang sebanyak Rs 15.000 atau sekitar Rp 3 juta. Ia memasukkannya ke dalam satu kresek tepung terigu dan kemudian disebarkan ke publik yang terdampak lockdown virus corona.

Beberapa media India pun menyebarkan bahwa awalnya tepung terigu ini ditolak oleh warga karena jumlahnya tak cukup untuk makan. Namun setelah dibuka, ternyata isinya uang yang cukup banyak.

1 dari 3 halaman

1. Media India Bertanya-Tanya

Media India Bertanya-Tanya
Berita mengenai uang Rp 3 juta yang disebarkan di dalam satu kresek tepung ini pun viral di dunia maya. Bahkan postingan dari akun @aamirfansindonesia dimuat di media India.

Meski demikian, banyak yang masih belum percaya dengan kabar tersebut. Terlebih Aamir Khan tak mau buka suara mengenai hal ini. Karena itulah, media India bertanya-tanya dan mencoba mendapatkan keterangan dari pihak sang aktor.

2 dari 3 halaman

2. Kabar Palsu

Selang beberapa hari setelah berita ini viral, Glitzindia.com merilis artikel klarifikasi. Menurut media hiburan India ini, kabar bahwa Aamir telah berdonasi uang dalam tepung tidaklah benar.

"Sekarang telah terungkap, bahwa Aamir Khan tak pernah menyumbang dengan cara seperti itu. Semua berita yang ada di media sosial itu palsu," tulis Glitzindia.com.

 

3 dari 3 halaman

3. Aamir Bungkam

Sementara itu Aamir Khan sendiri enggan berbicara mengenai hal ini. Sebelumnya ia sudah pernah menegaskan bahwa dirinya tak akan bicara mengenai sumbangan yang ia lakukan.

Karena bagi Aamir, memberikan sumbangan seharusnya dilakukan dengan diam-diam. Ia tak mau mempublikasikan sumbangannya dalam bentuk apapun.

 

(kpl/phi)