Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

7 Rekomendasi Sinema Indonesia yang Mendunia, Punya Cerita Seru - Berhasil Menangkan Penghargaan Internasional

Rabu, 10 Agustus 2022 13:22 WIB
7 Rekomendasi Sinema Indonesia yang Mendunia, Punya Cerita Seru - Berhasil Menangkan Penghargaan Internasional
Rekomendasi Sinema Indonesia yang Mendunia (credit: imdb)

Kapanlagi.com - Sinema Indonesia sebenarnya tak kalah jika dibandingkan Hollywood, Bollywood, ataupun Korea. Terbukti, beberapa sinema atau film Indonesia telah mendunia. Ada banyak film dari Indonesia yang telah diputar di luar negeri, hingga berhasil menang di berbagai ajang penghargaan internasional. Tentu, rekomendasi sinema atau film Indonesia yang mendunia ini jadi tontonan yang tidak boleh dilewatkan.

Sebelum diputar di bioskop, sinema atau film Indonesia yang mendunia biasanya terlebih dahulu diputar di acara festival film. Tak jarang, setelah pemutaran film tersebut juga dilakukan screening atau diskusi. Pasalnya, sinema-sinema Indonesia yang mendunia itu biasanya mengangkat suatu isu penting di masyarakat. 

Kini untuk mengakses sinema Indonesia mendunia jadi lebih mudah. Tak perlu menunggu acara festival atau screening, kalian bisa menjumpai film-film berkualitas tersebut di layanan streaming. Penasaran, film apa sajakah itu? Langsung saja simak daftar dan ulasannya berikut ini.

Now that you are AWAKE, it's time for you to wake right now!

Awake

1. LASKAR PELANGI

Gambar

LASKAR PELANGI jadi salah satu sinema Indonesia yang telah mendunia. Film yang mengangkat tema pendidikan ini sangat inspiratif. Alur yang kuat juga membuat film yang diangkat dari novel ini jadi kian menarik untuk diikuti. Di kancah internasional, film LASKAR PELANGI telah memenangkan beberapa penghargaan, di antaranya HIGNIS Award dalam Hong Kong International Film Festival, hingga Golden Butterfly Award di Iran.

Film LASKAR PELANGI bercerita tentang pendidikan anak-anak di sebuah daerah terpencil di Belitung pada tahun 1970-an. Di masa itu, pendidikan untuk anak sekolah dasar masih sangat terbatas. Namun keterbatasan itu, tak menghalangi semangat seorang guru dan 10 anak di sebuah sekolah untuk terus belajar dan mewujudkan cita-citanya.

2. THE RAID

Untuk kalian penggemar film action, sinema Indonesia mendunia satu ini tak boleh dilewatkan. THE RAID merupakan film action yang dirilis pada 2012 lalu. Film ini menuai banyak sekali pujian dari kritikus film. Tak saja pujian, THE RAID juga berhasil memenangkan berbagai penghargaan di kancah internasional, salah satunya The Cadillac People's Choice Midnight Madness Award.

Tak sampai di situ, THE RAID juga turut memperkenalkan olahraga bela diri asli Indonesia pencak silat ke dunia. Selain itu, lewat THE RAID, gerbang karier Iko Uwais dan Joe Taslim ke Hollywood juga terbuka. Sekilas tentang THE RAID, film ini bercerita tentang penggerebekan markas besar gembong narkoba di sebuah kawasan kumuh di Jakarta oleh pasukan khusus.

3. MARLINA SI PEMBUNUH DALAM EMPAT BABAK

Gambar

MARLINA SI PEMBUNUH DALAM EMPAT BABAK juga merupakan film sempat ramai jadi buah bibir. Tak saja di Indonesia, film MARLINA SI PEMBUNUH DALAM EMPAT BABAK juga diperbincangkan di dunia. Bagaimana tidak, film ini telah berhasil menembus sejumlah festival mulai dari Cannes Film Festival, New Zealand International Film Festival, Melbourne Film Festival, hingga Toronto International Film Festival.

Film MARLINA SI PEMBUNUH DALAM EMPAT BABAK banyak mengangkat isu tentang perempuan. Lebih detailnya, film yang dibintangi Marsha Timothy ini mengisahkan tentang seorang perempuan berstatus janda, yang membela diri dari serangan perampok yang hendak memperkosa dirinya.

4. SEKALA NISKALA

Sinema Indonesia terbaik lainnya datang dari tahun 2017 yang berjudul SEKALA NISKALA. Film dengan latar pulau Bali ini berhasil menang penghargaan sebagai film terbaik di ajang Berlinale International Film Festival tahun 2018 di Berlin. Selain itu, SEKALA NISKALA juga diputar di sejumlah festival film besar di berbagai negara.

SEKALA NISKALA mengisahkan tentang dua anak kembar sepasang bernama Tantri dan Tantra yang mempunyai ikatan batin kuat. Suatu ketika Tantra jatuh sakit parah. Situasi ini juga melukai batin Tantri. Untuk mengatasi situasi menyakitkan itu, Tantri membangun dunia fantasi di setiap malamnya untuk bisa bertemu dan bermain bersama Tantra.

5. KUCUMBU TUBUH INDAHKU

Gambar

Selanjutnya di daftar sinema Indonesia mendunia, ada film berjudul KUCUMBU TUBUH INDAHKU. Film ini mengangkat isu yang cukup sensitif dan terbilang jarang diangkat di sinema Indonesia, yaitu mengenai LGBT. Tak heran, setelah dirilis film ini sempat menuai kontroversi.

Namun nyatanya, kontroversi itu tertutupi oleh kualitas dan penghargaan yang berhasil diraih. KUCUMBU TUBUH INDAHKU berhasil memenangkan Asia Pasific Screen 2018, International Cinephille Society Awards 2019.

Film ini berkisah tentang kehidupan seorang pria penari lengger. Kehidupannya sebagai penari itu, membuatnya kerap dipandang sebelah mata. Bahkan tak sedikit yang menganggap pekerjaan penari membuatnya dekat dengan isu homoseksualitas.

6. YUNI

Satu lagi sinema Indonesia yang berbicara tentang isu perempuan, film itu adalah YUNI. Film yang disutradarai Kamila Andini ini berhasil memenangkan penghargaan Platform Prize di Toronto International Film Festival. YUNI dirilis dalam dua versi yaitu versi festival dan layar lebar bioskop. Meski begitu, konon tak ada perbedaan yang mencolok di antara kedua versi. Kedua versi film tetap menyampaikan isu penting terkait perempuan.

Film YUNI menggambarkan kehidupan perempuan yang hidup dengan penuh stigma. Isu tersebut kemudian ditunjukkan lewat kehidupan tokoh utama bernama Yuni. Meski masih sekolah SMA, Yuni sudah mendapatkan banyak stigma tersebut. Tak saja soal stigma, film YUNI juga membuka mata khalayak bahwa perempuan juga berhak menentukan pilihan.

7. SEPERTI DENDAM, RINDU HARUS DIBAYAR TUNTAS

Gambar

Rekomendasi sinema Indonesia yang ketujuh sekaligus terakhir yaitu SEPERTI DENDAM, RINDU HARUS DIBAYAR TUNTAS. Film ini merupakan sebuah adaptasi novel laris dengan judul yang sama karya Eka KurniawanSEPERTI DENDAM, RINDU HARUS DIBAYAR TUNTAS menarik perhatian lantaran berhasil memenangkan Golden Leopard yaitu penghargaan tertinggi pada ajang Locarno Film Festival di Swiss. 

Jika film sebelumnya bercerita tentang perempuan, SEPERTI DENDAM, RINDU HARUS DIBAYAR TUNTAS mengangkat isu tentang maskulinitas. Dalam film ini digambarkan sosok jagoan bernama Ajo Kawir. Dia dikenal sebagai salah satu jagoan yang terkuat. Walaupun selalu menang berkelahi, Ajo Kawir nyatanya mempunyai masalah disfungsi ereksi. Namun dia berhasil menemukan pujan hati, seorang gadis yang juga kuat mampu bertarung dan mau menerima dia apa adanya.

Itulah di antaranya beberapa rekomendasi sinema Indonesia yang mendunia. Selamat menonton!

 

Topik Terkait