Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

8 Film Religi Indonesia Yang Cocok Temanimu Selama Ramadan

Fitrah Ardiyanti   | Rabu, 17 Juni 2015 19:01 WIB
8 Film Religi Indonesia Yang Cocok Temanimu Selama Ramadan
SURGA YANG TAK DIRINDUKAN/©MD Pictures

Kapanlagi.com - Ramadan tiba. Temani waktu luangmu setelah beribadah, simak deretan film-film religi yang dirilis sepanjang pertengahan tahun 2014 hingga 2015. Kisah-kisah yang disajikan dalam film-film rekomendasi Kapanlagi.com® ini variatif. Mulai dari perjalanan cinta, pencarian makna kehidupan, poligami hingga yang ringan, soal bisnis hijab. Penasaran apa aja film-film yang cocok temanimu selama Ramadan? Yuk, intip di sini.

(kpl/tch)

1. ADA SURGA DI RUMAHMU

" alt="Gambar" width="476" height="238" />

ADA SURGA DI RUMAHMU, adalah sebuah film drama religi yang terinspirasi dari buku berjudul sama karya Ustadz Ahmad Al Habsyi. Film ini mengangkat tema kehidupan anak, orang tua, harapan, dan tantangan.

Disutradarai Aditya Gumay, film ini dibintangi oleh Husein Idol, Ustadz Ahmad Al Habsyi, Elma Theana, Zeezee Shahab, dan Nina Septiani, menceritakan kisah hidup dari seorang anak bernama Ramadhan, yang sering menyusahkan orangtua karena kenakalannya. Ramadhan mempunyai sahabat bernama Relung, seorang gadis kecil manis tapi sederhana, yang mempunyai sifat bertolak belakang dengan Ramadhan.

Lebih jauh, film yang berkisah tentang pertautan antara orangtua, guru, dan anak ini sangat menginspirasi, menekankan pada ridha orang tua dan semangat membara menjadi mercusuar yang tak pernah mati untuk menggapai kesuksesan. Bagi kalian yang cinta ibu, wajib tonton film ini. Dijamin kalian akan sangat memahami bagaimana besarnya cinta ibu terhadap anak-anaknya.

2. HIJAB

" alt="Gambar" width="476" height="238" />

Film HIJAB berkisah tentang beberapa perempuan yang sudah bersahabat sejak SMA. Kehidupan mereka berubah setelah menikah karena selalu berada di bawah bayang-bayang suami yang melarang mereka bekerja. Kondisi itu membuat mereka gerah dan akhirnya membuat satu keputusan besar dalam hidup: berbisnis hijab.

Disutradarai oleh Hanung Bramantyo, film ini dibintangi oleh deretan selebriti papan atas Indonesia. Ada Zaskia Adya Mecca, Ananda Omesh, Natasha Rizki hingga Mike Lucock. Ditampilkan dengan ringan dan kocak, HIJAB tak lantas kehilangan pesan-pesan moralnya. Penasaran?

3. AYAT-AYAT ADINDA

" alt="Gambar" width="476" height="238" />

Bulan ini, ada satu film religi yang dirilis. Bertema keluarga dan anak-anak, MVP Pictures merilis film berjudul AYAT-AYAT ADINDA. Berkisah tentang Adinda (Tissa Biani) yang dilarang oleh sang ayah, Faisal (Surya Saputra), untuk mengikuti MTQ atau Musabaqah Tilawatil Quran.

Faisal melarang dan dengan tegas meminta Adinda untuk fokus sekolah. Amira (Cynthia Lamusu), ibu Adinda, dengan lembut memberikan pemahaman kepada Adinda. Selama ini keluarga Adinda tak pernah menetap lama di satu tempat. Mereka sering berpindah-pindah dan dikucilkan di manapun mereka tinggal. Perlahan Adinda mulai paham, hal itu diakibatkan kerena keluarganya dianggap sesat. Walau Adinda sendiri tak mengerti apa itu sesat.

Terdorong oleh keinginan keluarganya dibanggakan dan dihormati oleh orang lain, Adinda bertekad ikut lomba MTQ dan menjadi pemenang lomba tersebut. Tekad ini didukung oleh dua sahabat Adinda yang tulus, yaitu Fajrul (Badra Andhipani Jagat) dan Emi (Alya Shakila Saffana). Namun keinginan Adinda mendapat rintangan.

Keberadaan Faisal mulai terusik. Faisal mengultimatum istri dan anak-anaknya, Zulfikar (Moh. Hasan Ainun) dan Adinda agar tak bertingkah macam-macam, yang membuat mereka menjadi sorotan. Salah sedikit bukan hanya terusir kembali, keselamatan keluarga mereka pun terancam. Larangan ayahnya tak membuat Adinda urung mengikuti lomba, tekadnya sudah bulat. Meski ia harus berbohong pada ayahnya. Satu tujuannya, membuat keluarganya terhormat dan tak lagi dianggap sesat. Berhasilkah misi Adinda?

4. 99 CAHAYA DI LANGIT EROPA PART 2

" alt="Gambar" width="476" height="238" />

Nggak hanya menyorot tentang rahasia sejarah perkembangan Islam di belahan Eropa lainnya, khususnya Cordoba, Istanbul, dan Turki, film ini juga menjawab beberapa hal yang merupakan pelengkap akhir cerita. Disutradarai oleh Guntur Soeharijanto, film ini sukses menjadi salah satu film religi terlaris di Indonesia.

Bagian kedua ini menyorot hubungan emosional pasangan Hanum (Acha Septriasa) dan Rangga (Abimana Aryasatya) dengan gadis bernama Maarja (Marissa Nasution), serta perselisihan paham agama antara Khan (Alex Abbad) dengan Stefan (Nino Fernandez). Tak hanya itu, pencarian akan sosok Fatma (Raline Shah) dan anaknya yang menghilang juga akan terjawab pada akhir kisah yang mengharu biru. 

5. ASSALAMUALAIKUM, BEIJING

" alt="Gambar" width="476" height="238" />

Sejak kuliah Asma (Revalina S. Temat) sudah menjalin cinta dengan Dewa (Ibnu Jamil). Keduanya saling cinta, hingga pada suatu hari Dewa terpaksa menikahi rekan kerjanya yang hamil, karena ulahnya. Meski dijebak, tetap saja tragedi ini membuat Asma sakit hati.

Dengan membawa kesedihan, Asma menerima tawaran pekerjaan di Beijing. Itu adalah sebuah peluang yang didapatkan lewat bantuan Sekar (Laudya Cynthia Bella) dan Ridwan (Deddy Mahendra Desta), suaminya. Di Beijing, dalam salah satu perjalanannya, Asma bertemu Zhongwen (Morgan Oey), lelaki tampan yang memperkenalkannya akan legenda cinta Ashima, putri cantik dari Yunan.

Kebaikan dan perhatian Zhongwen, membuat Asma perlahan membuka hati. Walaupun sempat gamang ketika Dewa menyusulnya ke Beijing. Sayang, sebelum hubungan berlanjut, Asma terkena APS, sebuah sindrom yang membuat nyawanya terancam dan bisa menemui kematian setiap waktu.

6. KUKEJAR CINTA KE NEGERI CINA

" alt="Gambar" width="476" height="238" />

Ada juga kisah cinta lucu, romantis yang terbungkus dalam tema religius, KUKEJAR CINTA KE NEGERI CINA. Dibungkus dengan lucu, perjalanan kisah cinta Ridwan dan Widya pun harus sampai ke negeri Cina.

Ridwan Imam Fadli (Adipati Dolken) mahasiswa abadi yang dipanggil Imam, namanya sangat Islami tapi nyaris tidak melakukan kewajiban sebagai muslim. Kekasihnya Widya (Nina Zatulini) adik kelasnya, sudah selesai kuliah dan kerja. Mereka pacaran 4 tahun, tapi Widya mulai tidak sabaran karena Imam belum juga lulus, sebaliknya Imam kecewa karena Widya harus berpakaian kantor yang seksi. Hidup membawa mereka jauh ke negeri Cina dan Imam berharap Widya menyusulnya. Akankah cinta mereka kembali bersatu?

7. HAJI BACKPACKER

" alt="Gambar" width="476" height="238" />

Kisah pencarian jati diri dan ketenangan hidup juga mewarnai kisah HAJI BACKPACKER. Bercerita sosok lelaki yang terluka karena tak bisa menerima takdir hidupnya yang perih, film yang disutradarai oleh Danial Rifki ini patut disimak.

Mada (Abimana Aryasatya) tak percaya Tuhan. Ia marah karena Tuhan telah mengambil orang yang dikasihinya. Maka ia melakukan perjalanan ke 9 negara untuk mencari kedamaian. Pertemuannya dengan banyak orang lantas membawanya ke arah berbeda. Akankah Mada mampu menerima takdir Tuhan?

8. SURGA YANG TAK DIRINDUKAN

" alt="Gambar" width="476" height="238" />

Kisah cinta pada pandangan pertama Arini (Laudya Cynthia Bella) dan Pras (Fedi Nuril) begitu indah. Pernikahan yang kemudian terwujud mendatangkan kebahagiaan lain dengan hadirnya Nadia, buah cinta keduanya.

Sosok Pras yang baik dan setia selalu menenangkan Arini, berbagai kisah perselingkuhan yang dialami perempuan di sekelilingnya, termasuk sahabat dekatnya, tidak sekalipun mengusik kepercayaan Arini terhadap sang suami. Demi mewujudkan rumah agar senantiasa menjadi surga cintanya dan Pras, Arini pun berusaha mengabdikan diri sepenuh hati sebagai Ibu dan Istri.

Tetapi perjalanan takdir kemudian berujung ujian bagi cinta Arini dan Pras. Suatu hari, dalam perjalanan menuju kantor, Pras harus menolong sebuah mobil yang mengalami kecelakaan. Alangkah kagetnya Pras saat mengetahui korbannya, adalah seorang perempuan dalam balutan baju pengantin Mei Rose (Raline Shah), yang berusaha bunuh diri, setelah laki-laki yang berjanji menikahi ternyata menipunya.

Pertemuan keduanya, lalu kehadiran Akbar, membuat pernikahan Pras dan Arini berada di tepi jurang. Bisakah cinta bertahan, setelah janji-janji untuk setia tak lagi ditepati? Apa yang harus dilakukan seorang perempuan ketika sosok yang paling dicintainya seolah menemukan tambatan baru bagi hati?

Sebuah kisah menyentuh yang membuat kita berpikir ulang tentang cinta, kesetiaan dan takdir serta ujian yang harus dikalahkan. Diangkat dari novel Asma Nadia, nantikan kelanjutannya beberapa bulan lagi

Editor:   Fitrah Ardiyanti