Ali Syakieb Tanggapi Protes Film 'MAKMUM' dengan Bijaksana

Sora Soraya | Kamis, 22 Agustus 2019 15:22 WIB
Ali Syakieb Tanggapi Protes Film 'MAKMUM' dengan Bijaksana

Kapanlagi.com - Pertama kali main film horor, Ali Syakieb harus mendapati kenyataan film yang dibintanginya, MAKMUM kena protes. Sejak awal, rencana mengadaptasi film pendek berjudul sama memang sudah memancing kontroversi. Beberapa orang menganggap film ini membuat orang tidak berani salat sendiri di malam hari.

Menanggapi hal tersebut, Ali Syakieb yang berperan sebagai Ustaz Ganda mengaku sudah siap dengan segala komentar miring sejak awal. Ia pun mencoba meluruskan, tidak seperti yang disuarakan netizen, MAKMUM justru mengajak umat muslim untuk bisa salat dengan khusyuk.

"Kalau dilihat secara keseluruhan, film ini justru mengajarkan kita untuk salat dengan khusyuk. Kalau sudah takbir harus konsentrasi. Jangan berpikir macam-macam agar tidak diganggu oleh apapun, termasuk jin, setan, atau sejenisnya. Tujuan mereka kan jelas, menggoda manusia dengan berbagai cara," katanya.

1 dari 2 halaman

1. Himbauan untuk Nonton Film Secara Utuh

Himbauan untuk Nonton Film Secara Utuh KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya
Menurut Ali Syakieb, mereka yang protes pada film MAKMUM terjadi ketika seseorang tidak menyaksikan film ini secara utuh. "Makanya jangan lihat trailernya saja. Mesti lihat film secara utuh. Biar maksud dan cerita filmnya tidak terpotong," jelasnya.

Ali pun bersyukur, ternyata setelah ditayangkan, film MAKMUM justru banyak mendapat respon positif dari penontonnya. Bahkan di Malaysia, penonton film ini sudah menghasilkan lebih dari 1,8 juta ringgit Malaysia dalam 4 hari penayangannya.

2 dari 2 halaman

2. Penonton Kesurupan, Titi Kamal Enggan Bicara

Sebelumnya, MAKMUM juga sempat bikin heboh di negeri tetangga, Malaysia. Salah seorang penonton mengalami kesurupan usai menonton film tersebut dalam perjalanan pulang ke rumah.

Saat ditanya tentang kejadian tersebut, Titi Kamal pun menolak untuk berkomentar karena mengaku takut. "Takut ah, saya nggak mau komentar. Takut salah bicara malah," tuturnya saat dihubungi beberapa waktu lalu.

(kpl/dan/sry)


Reporter:  

Dadan Deva

↑