'ASAL KAU BAHAGIA' Jadi Film Indonesia Pertama yang Gala Premiere di Kapal Pesiar

Galuh Esti Nugraini | Kamis, 22 November 2018 22:10 WIB
'ASAL KAU BAHAGIA' Jadi Film Indonesia Pertama yang Gala Premiere di Kapal Pesiar

Kapanlagi.com - Falcon Pictures lagi-lagi membuat gebrakan jelang perilisan film mereka bertajuk ASAL KAU BAHAGIA. Bila rilisan sebelumnya menggelar premier di Belanda, kali ini rumah produksi tersebut bakal melakukan premier di kapal pesiar mewah Dream Cruise.

Yang lebih spesial, ini akan menjadi film Indonesia pertama yang melakukan premier di kapal pesiar. Hal itu jelas membuat Rako Prijanto selaku sutradara bangga karya barunya mendapat perlakuan spesial.

"Yang pasti seneng banget film saya menjadi film pertama premiere di kapal pesiar. Saya deg-degan karena nggak pernah naik kapal pesiar sebelumnya. Paling kapal kecil aja, kalau yang gede kayaknya akan jadi seru juga," jelas Rako dalam jumpa pers di Plaza Indonesia, kawasan Thamrin, Jakarta Selatan, Kamis (22/11/2018).

1 dari 2 halaman

1. Alasan Premiere di Kapal Pesiar

Frederica selaku produser dari Falcon Pictures mengungkap alasan mengapa lagi-lagi membuat gebrakan. Hal tersebut karena ingin selalu memberikan inovasi berbeda dalam mempromokan sebuah karya film. 

"Kami memang selalu ingin memberi inovasi dan memberi pengalaman baru dalam setiap launching film. Sebenarnya ide awalnya mungkin klise, tapi anak milenial zaman sekarang suka ke cruise sih, lagi ngetren, jadi kita coba ngikutin apa yang lagi jadi kekinian sekarang," jelas wanita yang akrab disapa Erica itu.

 

2 dari 2 halaman

2. Ajak 150 Orang

Ajak 150 Orang Premier film \'ASAL KAU BAHAGIA\' di Dream Cruise © KapanLagi.com/Adi Abbas Nugroho
Falcon Pictures akan mengajak 150 orang untuk ikut dalam premier di Dream Cruise. Mereka antara lain terdiri dari relasi media cetak, online, televisi dan radio. Tak ketinggalan para pemain, artis undangan serta kru.

Kapal mewah tersebut akan berangkat dari Singapura menuju Malaysia dan kembali ke Singapura. Perjalanan berlangsung selama tiga hari dua malam pada 19 hingga 21 Desember 2018.

(kpl/abs/gen)


Reporter:  

Adi Abbas Nugroho

↑