Bukan Menjadi Pembanding, Ini Perbedaan Komik Gundala Versi Baru dan Klasik

Rezka Aulia | Jum'at, 30 Agustus 2019 15:52 WIB
Bukan Menjadi Pembanding, Ini Perbedaan Komik Gundala Versi Baru dan Klasik

Kapanlagi.com - Gundala kembali menjadi jadi jagoan idola Indonesia setelah versi filmnya tayang pada 29 Agustus lalu. Film adaptasi komik ciptaan Hasmi ini rilis pertama kali pada 1969 dalam serial komik Gundala Putra Petir.

Setelah versi filmnya tayang dan mendapat sambutan luar biasa. Kini Gundala kembali hadir dalam versi komik terbaru oleh Bumilangit. Komik yang bertajuk Gundala: The Official Movie Adaptation ini merupakan edisi spesial dari Cinema XXI.

Oyasujiwo ditunjuk jadi penulis dalam versi komik terbaru satu ini. Meski demikian akan ada beberapa perbedaan antara komik versi terbaru dan klasik. Namun tujuan pembuatan komik ini bukan untuk membandingkan Gundala versi klasik dan terbaru. 

"Di komik klasik pendekatannya lebih naratif, terus sensenya juga lebih kepada masa pada waktu itu. Jadi potret masa tahun 70-an, dan komik ini bukan untuk jadi pembanding dengan versi klasiknya karena gimana pun karya Pak Hasmi sudah jadi legend," ujar Oyasujiwo saat ditemui di Senayan City XXI, Jakarta Pusat, Kamis (29/8).

 

 

1 dari 2 halaman

1. Komik Versi Baru Lebih Kekinian

Komik Versi Baru Lebih Kekinian © BUMILANGIT
Lebih lanjut, Oyasujiwo menjelaskan bahwa komik adaptasi layar lebar ini akan lebih kekinian. Ia berharap bisa mengajak pembaca berimajinasi seolah kejadian dalam komik terjadi dalam kehidupan sehari-hari saat ini.

"Kalau di komik versi baru akan lebih kerasa jaman sekarang. Yang baca akan lebih relate dibanding kalau misalnya pembaca baru membaca komik aslinya. Ya banyak hal yang begitu lihat, oh iya ini seperti kejadian di tetangga kita sendiri, kira-kira seperti itu bayangan kalau baca komik barunya," sambungnya.

2 dari 2 halaman

2. Keterkaitan Film dan Komik

Cerita dari komik Gundala yang baru ini memang diadaptasi dari naskah film Gundala, sehingga akan terkait dengan film yang saat ini tengah tayang. Ia juga menyarankan sebelum membaca komiknya, sebaiknya terlebih dahulu menonton filmnya.

"Jadi cerita di komik ini mengadaptasi dari skenarionya bang Joko Anwar. Jadi lebih akan terkait dengan filmnya, nah saran saya nonton dulu filmnya baru baca komiknya," tukasnya.

Film GUNDALA pada penayangan hari pertama telah berhasil 'menyambar' 170 ribu penonton. Bukan tak mungkin film ini bakal melampaui angka 500 ribu di akhir pekan ini. Akting Abimana Aryasatya sebagai Sancaka alias Gundala berhasil menjadi menggaet pecinta film tanah air.

 

(kpl/irf/rna)


Reporter:  

Irfan Kafril

↑