Buktikan Diri Jadi Aktor Hebat, Tarra Budiman Ogah Jadi Komedian?

Arai Amelya | 22 Mei 2016, 14:31 WIB
Buktikan Diri Jadi Aktor Hebat, Tarra Budiman Ogah Jadi Komedian?

Kapanlagi.com - Nama Tarra Budiman dikenal sebagai seleb yang kerap berlakon komedi di televisi. Ternyata perlahan demi perlahan, Tarra ingin mengubah imej komedi yang melekat dalam dirinya. Lewat film berjudul MELODI: REMEMBER THE FLAVOR arahan Dyan Sunu, Tara ingin membuktikan diri sebagai aktor yang berkualitas.

"Saya pernah ditanya ketika nanti umur 30 mau dikenal sebagai apa? Saya jawab saya ingin jadi aktor. Chicco (Jericho) aja bisa, kenapa saya enggak. Film ini jadi pembuktian saya kalau saya bukan cuma bisa jadi badut saja," kata Tarra saat ditemui di Daerah Istimewa Yogyakarta, belum lama ini.

Dalam film yang diproduksi oleh MP Pro-Media dan Limelight Pictures ini, Tarra berperan sebagai Dimas, seorang anak muda yang memiliki kedai es krim. Peran Dimas jauh sekali dari kata komedi seperti apa yang sering diperankan Tarra di televisi.

Beradu akting dengan aktor-aktris besar, Tarra senang © KapanLagi.com®/Mathias PurwantoBeradu akting dengan aktor-aktris besar, Tarra senang © KapanLagi.com®/Mathias Purwanto

"2016 ini adalah proses pendewasaan saya. Kalau di TV saya boleh menjadi badut, tapi kalau di film beda. Film itu sebuah karya. Sebelumnya saya main DI BAWAH LINDUNGAN KA'BAH dan AIR DAN API, waktu itu saya harus bertarung dengan manajer saya. Makanya saya keluar," terang Tarra.

Dalam film yang mengambil 95 persen set di Yogyakarta ini, Tarra beradu akting dengan pemain senior seperto Ferry Salim yang berperan sebagai ayahnya atau Hendro. Selain itu, ada nama-nama seperti Sahira Anjani (Melodi), Annisa Pagih (Arnesti), Djenar Mahesa Ayu (Citra), Ence Bagus (Tanu), Verdi Solaiman (Juned), dan beberapa pemain lain. MELODI: REMEMBER THE FLAVOR mengangkat cerita tentang rasa, perjalanan pulang ke kota asal, persahabatan, mengejar mimpi, serta kenangan lama dan kisah yang masih dan mungkin akan berlanjut.

"Karakter Dimas sangat berbeda dengan saya aslinya. Kalau Dimas itu berpikir realistis. Saya sangat sulit berpikir realistis sebab saya orangnya lebih punya banyak mimpi," pungkas Tarra.

(kpl/pur/aia)

Reporter:   Mathias Purwanto.