Daniel Rudi Undang Nonton 'PRISON AND PARADISE'

Fajar Adhityo | 05 November 2011, 10:42 WIB
Daniel Rudi Undang Nonton 'PRISON AND PARADISE'

Kapanlagi.com - Setelah menang berbagai award di dalam dan luar negeri banyak yang tertarik untuk menonton film PRISON AND PARADISE. Sayangnya, karena konten film dengan tema spesifik, sutradara Daniel Rudi Haryanto tidak memutar film secara terbuka.

"Kami road show ke 37 kota untuk memenuhi undangan pemutaran film di seluruh Indonesia. Kenapa film ini harus ada pendampingan nontonnya, karena ada ideologi kuat yang disampaikan melalui film ini. Jadi perlu diskusi agar ideologi ini tidak ditelan mentah-mentah setelah melihat film," ujarnya saat berbincang santai di TIM, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (4/11).

Karena itu Rudi mengundang siapapun yang ingin nonton untuk datang ke kantornya Prasasti Production di Jl. Tebet Timur Dalam VI A no 15 Tebet, Jakarta Selatan. Sebelumnya dia menganjurkan untuk mengontak melalui emailnya.

"Kontak saya lewat email daniel@prisonandparadise.com. Setelah menonton kita bisa diskusi," kata sutradara yang baru saja menerima penghargaan Director Guild of Japan Award dari Yamagata Internasional Documentary Film Festival akhir Oktober lalu berkat film tersebut.

PRISON AND PARADISE adalah film dokumenter tentang korban bom Bali I dari sisi keluarga pelaku dan korban berdurasi 93 menit. "Kami menyadari ada berbagai macam pendapat dilontarkan saat bom Bali 1. Lingkungan terdekat kita persoalan ideologi belum selesai. Banyak kasus perekrutan pengantin bom bunuh diri, NII hingga saat ini. Pastinya ada prespektif di kalangan penonton sehingga harus ada diskusi. Ini bukan film bercerita tapi menciptakan diskusi," tegasnya.

Proyek senilai 300 juta tanpa sponsor itu diputar gratis tanpa dipungut biaya. "Meskipun dapat hadiah uang dari penghargaan tentu belum balik modal. Tapi saya bangga bisa menjadi bagian sejarah lewat film ini," ungkapnya. (kpl/uji/faj)

Reporter:   Puji Puput