Demi Film 'DUA GARIS BIRU', Angga Yunanda Sampai Rela Jadi Polisi Cepek

Dhimas Nugraha | Jum'at, 05 Juli 2019 19:44 WIB
Demi Film 'DUA GARIS BIRU', Angga Yunanda Sampai Rela Jadi Polisi Cepek

Kapanlagi.com - Kiprah Angga Yunanda di dunia perfilman Tanah Air memang sudah tidak perlu diragukan lagi. Setelah mengambil peran besar di dua film horor, tahun ini aktor muda itu kembali jadi sorotan karena beradu akting dengan Zara JKT 48 di film DUA GARIS BIRU.

Tak menampik, ketika ditawari peran sebagai Bima, pria berusia 19 tahun itu memang sempat terkejut. Pasalnya, film yang disutradarai oleh Gina S. Noer itu menyajikan tema yang jauh berbeda dari film Indonesia kebanyakan.

"Awalnya sih agak sedikit terkejut sama topiknya karena bisa dibilang sedikit banget perfilman Indonesia beberapa tahun ini yang angkat tema yang concern sama education sex dan ini penting banget buat remaja," ujar Angga Yunanda, saat ditemui di Preskon DUA GARIS BIRU, di Gardenia Resto and Cafe Malang, Jumat (05/07/2019).

1 dari 2 halaman

1. Pendalaman Karakter

Pendalaman Karakter Angga Yunanda, Zara JKT 48, Gina S Noer ©KapanLagi.com/Adie Dwi Dharmawan
Meski tema yang diangkat cukup berat bagi remaja seusianya, Angga bersyukur karena diberi proses reading cukup panjang. Bahkan ia mengaku sempat merasakan tinggal di pemukiman padat penduduk demi mendalami karakter Bima.

"Sebelum mulai proses syuting sempat nginap di set rumahku sendiri dan lumayan padat penduduknya, jadi warga setempat lah. Aku lihatin interaksi mereka gimana, banyak banget dapat pembelajaran dan secara nggak langsung karakter pribadiku juga ikut berkembang," ungkapnya.
2 dari 2 halaman

2. Jadi Polisi Cepek

Jadi Polisi Cepek Angga Yunanda ©KapanLagi.com/Adie Dwi Dharmawan
Tak hanya merasakan jadi warga lokal, demi menghayati perannya, Angga pun juga menjajal pekerjaan sebagai polisi cepek. Tampaknya di film ini, pria kelahiran Lombok itu ingin menyuguhkan penampilan yang terbaik.

"Dia beneran lho jadi polisi cepek dan hanya dalam waktu 30 menit dapat Rp 30 ribu. Kayanya karena elu ganteng deh," seloroh Gina S. Noer selaku sutradara sembari tertawa. "Sampai ada yang ngasih makanan juga," sahut Angga.

"Dia memang riset sampai segitunya ya, nah dengan logika seperti itu maka menjawab juga kenapa kok Angga di film ini kulitnya kelihatan lebih terbakar," pungkas Gina.

(kpl/tmd/dim)


Reporter:  

Tyssa Madelina

↑