Dikritik Roy Suryo, Hanung 'Bela Diri'

Ellyana Mayasari | 20 September 2010, 11:11 WIB
Dikritik Roy Suryo, Hanung 'Bela Diri'
Kapanlagi.com - Film garapan sutradara Hanung Bramantyo berjudul SANG PENCERAH dikritik oleh anggota DPR RI yang juga pakar telematika Roy Suryo soal kedetailan kota Yogyakarta yang menjadi setting film tersebut. Setengah membela, Hanung mengaku senang dengan kritikan anggota fraksi Demokrat itu.

"Saya senang karena saya sadar membuat film seperti ini tidak bisa dibuat dengan situasi sesuai industri film di Hollywood, Bollywood. Di Iran saja ada studio, di sini malah kok nggak ada, artinya untuk membuat film seperti yang sesuai dengan replikanya, kita membutuhkan ruang untuk membuat arsitektur di era 100 tahun yang lalu, tanpa itu bullshit," ujar Hanung saat ditemui usai nonton bareng bersama Menko Perekonomian Hatta Rajasa dan organisasi Generasi Amanat (Gen A), di XXI Plaza Senayan, Jakarta, Minggu (19/9) malam

"Tapi kalau seandainya saya harus menunggu kapan studio itu akan ada, kapan saya membuat film seperti ini. Jadi ya ini adalah kenekatan saya, di mana saya membuat film di saat situasi tidak kondusif," ujar Hanung menambahkan.

Meski begitu, suami Zaskia Adya Mecca ini mengaku menerima kondisi tersebut. Menurutnya, ketidakdetailan itu memang diakuinya sebagai sebuah kekurangan. Hanung pun mengatakan jika esensi cerita filmnya lebih bertema pada sebuah kepahlawanan yang menjadi tujuan utamanya.

"Dengan ketidakdetailan ini saya tahu konsekuensinya. Memang banyak yang tidak mencerminkan tahun 1800 akhir, banyak sekali properti yang miss, banyak sekali data-data yang meleset, itu memang saya akui," ungkapnya merendah.

"Saya tidak mengaggap film ini sebagai pencapaian saya yang terakhir, film ini adalah awal, awal di mana saya menghidupkan kembali trend sejarah. Banyak para pejabat juga yang nonton dan artinya mereka aware itu diminati, apalagi tema-tema tentang kepahlawanan, itu tujuan saya," ujar Hanung yang didampingi sang istri.   (kpl/adt/mae)

Editor:  

Ellyana Mayasari