Dominasi Kemenangan di IBOMA, Sutradara Biopik Ahok Bicara Soal Protes Sosok Kim Nam

Tantri Dwi Rahmawati | Sabtu, 06 April 2019 17:11 WIB
Dominasi Kemenangan di IBOMA, Sutradara Biopik Ahok Bicara Soal Protes Sosok Kim Nam

Kapanlagi.com - Film A MAN CALLED AHOK mendominasi kemenangan di ajang bergengsi Indonesian Box Office Movie Award atau IBOMA 2019. Penghargaan yang diraih meliputi Pendatang Baru Terbaik, Trailer Terbaik, Pemeran Pendukung Pria Terbaik, Pemeran Utama Pria Terbaik serta Sutradara Terbaik.

Putrama Tuta selaku sutradara merasa begitu senang atas keberhasilan drama biopik yang dinakhodai. Padahal bisa masuk nominasi saja ia sudah merasa sangat bersyukur.

"Semua mental kru dan pemain dari awal memang untuk bikin film bagus. Nggak usah mikirin macem-macem, piala atau apapun itu bonus yang kita dapatin dari hasil kerja kita. Yang paling penting kita niatnya sama: pengin bikin film bagus biar orang bisa dapat impact. Alhamdulilah sampai saat ini filmnya bisa jadi manfaat untuk banyak orang," kata Tuta ditemui di Studio 6 Emtek City, kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, Jumat malam (5/4/2019).

1 dari 2 halaman

1. Angkat Bicara Soal Protes

Angkat Bicara Soal Protes Putrama Tuta © KapanLagi.com/Deki Prayoga
Jelang perilisan filmnya tahun lalu, adik Ahok yakni Fifi Tjahaja Purnama melayangkan protes melalui sosial media Instagram. Menurutnya, film A MAN CALLED AHOK salah dalam menggambarkan sang ayah bernama Kim Nam yang diperankan oleh Denny Sumargo dan Chew Kin Wah.

Putrama Tuta pun angkat bicara terkait apa yang pernah viral. Ia mengatakan sudut pandang Kim Nam diambil dari sosok Ahok yang memang dididik keras. Bila Fifi merasa tak sependapat mungkin dikarenakan perbedaan pola didik.

"Kalau punya anak perempuan dan laki-laki cara ngedidiknya pasti beda, anak perempuan kita peluk cium, anak laki berbeda lagi. Point of view seorang ayah dalam mendidik pasti beda antara satu anak dan yang lain. Film ini cara mendidik dari point of view seorang Ahok, alhamdulilah Pak Ahok nggak complain, dia happy, we did our best dan itu sudah semirip mungkin, se-real mungkin kita bikin dengan masa lalu. Soal kemiripan fisik ya susah ya," terang Tuta.

2 dari 2 halaman

2. Ahok Senang Dengan Hasil Film

Meski mendapat layangan protes dari pihak Fifi, Putrama Tuta senang lantaran Ahok puas dengan hasilnya. Ia pun mempersembahkan kemenangan di ajang IBOMA 2019 untuk mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

"Ini film tentang bagaimana orangtua mendidik anaknya, setiap orangtua pasti memiliki cara yang berbeda-beda. Film ini menggambarkan bagaimana seorang Ahok terbentuk. Alhamdulilah Ahok senang dengan adanya film ini," tandas Tuta.

(kpl/abs/tdr)


Reporter:  

Adi Abbas Nugroho

↑