Fakta Unik Film INFERNO, Dari Butuh Ribuan Liter Darah Buatan Sampai Bikin Sebal Pembaca Novelnya

Zaki Mursidan Baldan   | Jum'at, 19 Juni 2020 08:01 WIB
Fakta Unik Film INFERNO, Dari Butuh Ribuan Liter Darah Buatan Sampai Bikin Sebal Pembaca Novelnya

Kapanlagi.com - Sudah banyak novel-novel laris yang diangkat menjadi film. Ada yang dapat sambutan meriah, tapi nggak sedikit yang malah dikritik karena dianggap mengubah plot cerita yang sesungguhnya. Salah satu film yang masuk dalam daftar itu adalah INFERNO, yang merupakan adaptasi novel berjudul sama karya Dan Brown.

Apa sih yang bikin film karya Ron Howard ini dicap kontroversial? Simak fakta-fakta ini, ya!

1 dari 4 halaman

1. Sinopsis Film INFERNO

Sinopsis Film INFERNO ©YouTube.com/Sony Pictures Entertainment
Tetap mengusung Tom Hanks sebagai Robert Langdon, di awal film tampak profesor yang menguasai simbologi ini terbangun di rumah sakit di Italia, tanpa mengetahui apa yang terjadi padanya. Dibantu Sienna Brooks (Felicity Jones), ingatannya mulai pulih dan mencari tahu alasan keberadaannya di Italia.

Robert pun terlibat dalam misi pencarian virus yang dijuluki Inferno. Bahu-membahu bersama Sienna, mereka bekerja keras memecahkan petunjuk-petunjuk yang ditinggalkan Bertrand Zobrist (Ben Foster) untuk mencegah pelepasan virus yang dapat memusnahkan populasi dunia.

2 dari 4 halaman

2. Plotnya Banyak Dipangkas

Plotnya Banyak Dipangkas ©YouTube.com/Sony Pictures Entertainment
Ini dia alasan yang bikin pembaca setia novel INFERNO meradang. Pasalnya, banyak banget kejadian dalam novel yang dihilangkan. Buat yang nggak membaca novelnya mungkin akan mendapati film yang dirilis tahun 2016 ini sebagai tontonan yang bikin adrenalin ikut terpacu. Tapi buat mereka yang hafal isi novel tersebut bisa jadi sebal karena banyaknya plot yang diubah, termasuk ending di film yang dianggap beda banget.
3 dari 4 halaman

3. Lokasi Syuting Menarik Wisatawan

Lokasi Syuting Menarik Wisatawan ©YouTube.com/Sony Pictures Entertainment
Kebanyakan novel-novel Dan Brown memang memakai Italia sebagai latar karena banyaknya peninggalan seni dan keagamaan yang masih misterius. Tapi untuk pembuatan INFERNO, lokasinya lebih beragam. Bukan hanya menyuguhkan keindahan tempat bersejarah di Italia seperti Florence dan Venice, Italia tapi juga Istanbul, Turki. Uniknya, setelah film ini menjadi box office, Bassilica Cistern di Istanbul yang sebelumnya terpuruk langsung dikunjungi banyak wisatawan mancanegara.

Selain kedua negara tersebut, mayoritas film ini direkam di Hongaria untuk menghemat bujet. Salah satu lokasi yang digunakan adalah Bandara Ferihegy yang ditutup pada tahun 2012 setelah Malév, perusahaan penerbangan nasional Hongaria mengalami kebangkrutan.

4 dari 4 halaman

4. Adegan Neraka yang Mencekam

Adegan Neraka yang Mencekam ©YouTube.com/Sony Pictures Entertainment
Film yang meraih rating 6,2 di situs IMDb ini memang mengusung beberapa adegan yang bisa bikin bulu kuduk berdiri. Salah satunya, Robert yang sering dihantui penglihatan tentang neraka. Pembuatannya pun butuh kerja keras kru dan bujet yang tak sedikit, misalnya penggunaan 9 ribu liter darah untuk membuat adegan neraka yang mencekam.

Walau dapat kritikan dari para kritikus maupun pecinta novel Dan Brown, nyatanya INFERNO sukses meraih pendapatan USD 220 juta atau sekitar Rp3 triliun. Masih mengusung topik soal virus yang mengancam populasi dunia, nggak ada salahnya menonton film ini di tengah persiapanmu menjalani new normal. Buruan tonton! (eth)

(kpl/zki)