Film Horor 'RASUK 2' Terapkan Audio Dolby Atmos Agar Terasa Makin Mencekam

Ayu Srikhandi | Kamis, 12 Desember 2019 07:25 WIB
Film Horor 'RASUK 2' Terapkan Audio Dolby Atmos Agar Terasa Makin Mencekam

Kapanlagi.com - Film RASUK 2 yang dibintangi Nikita Willy akan edar di bioskop mulai 2 Januari 2020. Sebagai pembuka tahun, Dee Company selaku rumah produksi memberi suguhan yang beda dari horor-horor buatan mereka sebelumnya.

Perbedaan itu ialah penggunaan teknologi Dolby Atmos. Sehingga suara yang dihasilkan akan begitu jernih, detail, serta tentu saja turut membangun unsur keseraman.

"Saya bahagia bisa memberikan suara yang terbaik untuk penonton. Jadi pengalaman horor tidak cuma tercipta lewat mata, tapi juga telinga, sehingga bisa memberikan efek horor jika dikelola dengan baik," ucap Dheeraj Kalwani selaku produser seperti dikutip dari pesan Whatsapp yang diterima KapanLagi.com, Rabu (11/12/2019).

1 dari 2 halaman

1. Tenaga dari Amerika

Tenaga dari Amerika Nikita Willy instagram.com/nikitawillyofficial94
Untuk mengerjakan tata suara agar terintegrasi dengan Dolby Atmos, Dheeraj Kalwani mendatangkan tenaga khusus dari Amerika. Karena memang pengerjaan harus detail supaya suara bisa menggema dari berbagai arah.

"Kami mendatangkan khusus dari Amerika untuk mixing suara karena tata suara Dolby Atmos harus dikerjakan di bawah supervisi Dolby dan harus memegang lisensi Dolby Atmos," tandasnya.

RASUK 2 yang disutradarai oleh Rizal Mantovani bukan film Indonesia pertama yang menggunakan Dolby Atmos. Filmmaker awal yang menerapkan kecanggihan teknologi ini adalah Joko Anwar lewat GUNDALA. Ke depannya, bisa dipastikan banyak film nasional memaksimalkan Dolby Atmos sebagai pendukung penceritaan film.

2 dari 2 halaman

2. Harapkan Lampaui 'RASUK'

Mengingat film pertama hampir mendapatkan satu juta penonton, Dheeraj Kalwani berharap RASUK 2 yang rilis 2 Januari 2020 bisa melewati pencapaian angka itu. Terlebih Rizal Mantovani berjanji sajikan nuansa film horor yang berbeda di tengah banjirnya genre tersebut.

"RASUK 2 akan jadi film pembuka di tahun 2020. Kalau ditanya berapa jumlah penonton, kita berharap yang baik saja. Saya tidak bisa patokin angka. Tapi kalau melihat film pertama dapat 900ribuan penonton, kita berharap film kedua ini lebih baik dari itu," tandas Dheeraj.

(kpl/abs/jje)


Reporter:  

Adi Abbas Nugroho

↑