Film 'LAMPOR' Tampilkan Sosok Hantu Tanpa CGI, Dion Wiyoko: Proses Make Up 2 Jam!

Rezka Aulia | Senin, 28 Oktober 2019 22:31 WIB
Film 'LAMPOR' Tampilkan Sosok Hantu Tanpa CGI, Dion Wiyoko: Proses Make Up 2 Jam!

Kapanlagi.com - LAMPOR kini tengah dinanti para pecinta film horor di penghujung 2019. Film arahan Guntur Soeharjanto ini dibintangi oleh Dion Wiyoko dan Adinia Wirasti. Sang sutradara mengaku tak mau asal membuat film yang menyerampakan.

"Saya bilang ke Pak Parwez, 'Kalau horor yang sekadar nakut-nakutin mending nggak usah dibikin'. Akhirnya dibuat cerita yang kuat oleh Alim Sudio. Banyak versi tentang Lampor ini, tapi terima kasih Pak Parwez sudah memberi saya kesempatan untuk mengintrepetasikannya," ujar Guntur saat ditanyain 

1 dari 4 halaman

1. Horror Pertama Adinia Wirasti

Film yang bakal tayang 31 Oktober ini adalah debut Adinia Wirasti di genre horor. Aktris papan atas ini mengaku punya beberapa pertimbangan untuk berperan di film ini.

"Buat saya dalam milih film itu ketika produser dan sutradara sebagai penggagas pitching ke kami. Kalau energinya sampai, nggak perlu diragukan lagi. Dan ini menjadi film horor pertama saya, ternyata syuting horor nggak gampang ya, full effort, adegan sesimpel apapun harus dibikin dengan benar," tandas Asti saat ditemui beberapa saat yang lalu.

2 dari 4 halaman

2. Hantu Tanpa Efek CGI

Hantu Tanpa Efek CGI © Istimewa
Kini para cast LAMPOR tengah menjalani promosi film mereka. Belum lama ini Dion dkk menyapa para penggemar di kota Malang, Jawa Timur. Pemeran karakter Edwin ini menceritakan fakta keren tentang film yang ia bintangi.

"Sosok lampor yang ada dalam film bukan CGI, tapi real actor yg didandani sedemikian rupa. Sebelum syuting harus nunggu persiapan make up Lampor kurang lebih 2 jam," ujar Dion Wiyoko saat ditemui dalam promo di Institut Asia Malang beberapa waktu yang lalu.

3 dari 4 halaman

3. Teror di Kampung Halaman

Edwin (Dion Wiyoko) dan Netta (Adinia Wirasti) mengajak kedua anak mereka kembali ke kampung Netta di Temanggung. Namun sayang kedatangan keluarga Netta disambut tatapan curiga oleh warga setempat. Kemudian diketahui bahwa warga menilai Netta menjadi peyebab musibah kampung mereka dilanda 'Teror Lampor'.

Kampung keluarga Netta mengalami teror ini cukup lama. Sosok Lampor sang setan pencabut nyawa sering muncul membawa keranda terbang. Kedatangan Netta dianggap akan menyelesaikan kutukan ini.

Edwin dan Netta pun menerima teror dari hantu berbentuk ala Dementor ini. Gak cuma keduanya yang diteror, anak-anak mereka pun jadi sasaran. Bagaimana nasib keluarga Netta dan akankah teror itu berakhir?

 

4 dari 4 halaman

(kpl/rna)


Editor:  

Rezka Aulia

↑