Hidup Della Dartyan Susah Gara-Gara HIV dalam 'POSI(+)IF'

Rahmi Safitri | Selasa, 10 Desember 2019 14:15 WIB
Hidup Della Dartyan Susah Gara-Gara HIV dalam 'POSI(+)IF'

Kapanlagi.com - Aktris cantik Della Dartyan baru saja menyelesaikan film pendek terbarunya berjudul POSI(+)IF. Sebuah film tentang HIV yang digarap sutradara Atiqah Hasiholan. Di sini, Della Dartyan ditunjuk sebagai pemeran utama bernama Marini.

"Film pendek belum pernah, ini yang pertama sih," kata Della Dartyan di Teater Salihara, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019).

Yang pasti, main film pendek tidak terlalu beda dengan film berdurasi panjang. Bedanya, hanya jangka waktunya saja yang lebih singkat. Yang diuntungkan di sini, Della Dartyan bisa ngobrol banyak dengan sang sutradara, Atiqah Hasiholan.

"Sama aja persiapnnya malah lebih enak, karena sutradaranya Mba Atiqah jadi banyak ngobrol sebelum syuting dimulai, kayak background-nya. Semua krunya juga anak Visinema kan, jadi nggak ada perbedaan sih, cuma jangka waktu syutingnya cepet aja," katanya.

 

1 dari 2 halaman

1. Aktingnya Lebih Susah

Menurut Della Dartyan, film POSI(+)IF sangatlah sulit, terutama masalah skenario. Pasalnya, dia harus benar-benar mendalami peran Marini yang dia mainkan.

"Iya lebih susah, karena kita harus nunjukin emosi yang kadang kan tersirat, nggak gamblang, itu yang susah. Karena ini short movie harus lebih dalam lagi karena kalau nggak gitu dengan keadaan yang minim ini, orang nggak akan kena," tutup Della Dartyan.

2 dari 2 halaman

2. Cerita Film

Cerita Film Della Dartyan © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi
Film POSI(+)IF seorang anak perempuan yang hidupnya terdampak pasca sang ayah mengetahui status HIV yang dimilikinya. Selain Della ada juga Oka Antara yang memerankan tokoh Dasim.

Film pendek berdurasi 15 menit ini menekankan pentingnya tes secara dini, 
pengobatan, serta melindungi keluarga dari HIV. Bersama dengan Atiqah selaku National Goodwill Ambassador yang baru, UNAIDS Indonesia akan mengadakan serangkaian screening film dan tur promosi untuk memberi kesempatan bagi publik menyaksikan film ini. Film pendek ini juga akan diunggah di akun Youtube UNAIDS Indonesia agar dapat menjangkau lebih banyak penonton di seluruh Indonesia.

(kpl/far/pit)


Editor:  

Rahmi Safitri

↑