Indonesia Siapkan Layanan Satu Atap Perizinan Film

Darmadi Sasongko | 11 November 2011, 16:59 WIB
Indonesia Siapkan Layanan Satu Atap Perizinan Film
Kapanlagi.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Marie Elka Pangestu mengatakan, segera merancang clearing house yang berfungsi sebagai layanan satu atap perizinan syuting dan pembuatan film di Indonesia.

"Kami akan buat semacam clearing house jadi siapapun yang akan melakukan syuting film, izin dan sebagainya akan di-lead oleh kementerian kami, jadi semacam one stop service untuk film," kata Marie Elka Pangestu di Jakarta, Kamis (10/11/2011).

Marie mengatakan, saat ini pihaknya masih membahas dan berkoordinasi untuk perencanaan teknis dengan melibatkan 13 instansi terkait demi mempermudah perizinan film di Tanah Air.

Sejumlah instansi yang dilibatkan yakni Kementerian Luar Negeri, Kementerian Keuangan, Ditjen Imigrasi, Ditjen Bea & Cukai, Polri, BIN, Bais, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kehutanan, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Kelautan.

"Kami sudah beberapa kali melakukan rapat koordinasi dan untuk pembentukan secara formal kami juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah karena syuting film kan dilakukan di wilayah mereka," katanya.

Marie mendapatkan masukan dan saran dari banyak insan perfilman terkait rencana pembentukan badan tersebut. Ia berpendapat sudah saatnya industri film mendapatkan insentif atau kemudahan karena merupakan bagian industri kreatif yang memberikan dampak ikutan yang luas.

"Menariknya industri kreatif ini saling terkait, di mana film perlu dukungan aktor, set up tempat, musik, dan banyak multiplier effect lainnya," katanya.

Marie mencontohkan, salah satu film asing yang mengambil lokasi syuting di Indonesia beberapa waktu lalu menghabiskan investasi hingga Rp200 miliar. Beberapa di antaranya melibatkan 400 hingga 1.300 tenaga kerja lokal.

Marie bahkan memiliki ambisi khusus menjadikan Indonesia sebagai negara tujuan lokasi syuting untuk film-film box office. "Membuat festival film internasional seperti Cannes juga harus menjadi ambisi kami untuk 3-5 tahun ke depan," katanya. (antara/dar)

Editor:  

Darmadi Sasongko