Ini Alasan 'REMBULAN TENGGELAM DI WAJAHMU' Dibagi Menjadi Dua Film

Louvina Gita | Rabu, 11 Desember 2019 19:45 WIB
Ini Alasan 'REMBULAN TENGGELAM DI WAJAHMU' Dibagi Menjadi Dua Film

Kapanlagi.com - Rumah produksi MAX Pictures mengadaptasi salah satu novel bestseller Tere Liye ke layar lebar yang bertajuk Rembulan Tenggelam di Wajahmu. Film tersebut disutradarai oleh Danial Rifki dengan bintang Arifin Putra, Bio One, Donny Alamsyah serta Anya Geraldine.

Saat menggelar acara press screening, baru terungkap bila filmnya dipecah menjadi dua bagian. Saat ditanya kenapa, penyebabnya bukan menyoal ingin mengeruk pundi-pundi rupiah. Melainkan kepentingan cerita filmnya.

"Final cut film ini berdurasi tiga setengah jam. Saat mau jadikan film ini hanya satu bagian, ternyata ada yang patah. Tere Liye juga nggak mau seperti itu, nggak boleh pesannya hilang. Makanya harus dua bagian agar detail-detailnya tidak hilang," kata Ody Mulya selaku produser saat menggelar jumpa pers di Epicentrum XXI, kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019)

 

1 dari 2 halaman

1. Dua Bagian, Dua Genre Berbeda

Danial Rifki selaku sutradara mengungkap bila film REMBULAN TENGGELAM DI WAJAHMU akan memiliki perbedaan genre antara bagian pertama dan kedua. Karena materi novelnya sendiri memiliki beragam genre.

"Kalau boleh dibilang bagian pertama adalah origins masa muda yang membentuk masa dewasa, yang punya detail dan susah dilewatkan. Bagian kedua benar-benar masa dewasa, akan lebih ke family movie. Dua genre yang berbeda sama sekali. Kalau terpaksa digabungkan, kita akan merasa dua menu dalam satu mulut yang aneh. Jadi harus dibelah," jelas Danial.

2 dari 2 halaman

2. Kapan Rilis Bagian Kedua?

Mengakhiri film bagian pertama dengan pertanyaan, tentunya penonton dibuat penasaran kapan film kedua rilis. Ody Mulya pun membocorkan bila REMBULAN TENGGELAM DI WAJAHMU PART 2 akan tayang pada awal tahun 2020.

"Film bagian kedua Insha Allah kita akan main di bulan Maret," tandas produser kenamaan yang sukses dengan film DILAN 1990 dan DILAN 1991 tersebut.

(kpl/abs/lou)


Reporter:  

Adi Abbas Nugroho

↑