Ini Penyebab Horor 'JERITAN MALAM' Habiskan Dana Senilai Rp 20 Miliar

Wulan Noviarina Anggraini | Selasa, 12 November 2019 18:38 WIB
Ini Penyebab Horor 'JERITAN MALAM' Habiskan Dana Senilai Rp 20 Miliar

Kapanlagi.com - Film horor JERITAN MALAM yang dibintangi Herjunot Ali dan Cinta Laura merilis trailer resmi. Dalam acara peluncuran, Sunil Soraya mengungkap fakta bila budget produksi mencapai angka fantastis yakni Rp 20 miliar.

Budget luar biasa tersebut dikarenakan panjangnya hari syuting. Belum lagi hal teknis seperti pembangunan beberapa set lokasi.

"Salah satu yang bikin mahal karena syuting lama. Kita syuting 54 hari. Kita juga banyak set kecil yang dibangun, salah satunya yang di tengah hutan dan itu harus spesifik dibangunnya. Jadi biaya mahal bukan hanya pembangunan set, tapi akumulasi termasuk syuting 54 hari itu. Orang syuting 15 hari aja bisa habis banyak, ini 54 hari," kata Sunil ditemui di kantor Soraya Intercine Films, kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (12/11/2019).

1 dari 2 halaman

1. Pakai Practical Effect

Film horor era sekarang cenderung menggunakan Computer Generated Imagery atau CGI guna membangun unsur seram. Namun Sunil Soraya mengungkap fakta bila JERITAN MALAM memakai practical effect yang otomatis membuat budget menjadi lebih mahal.

"CGI di sini minimal. Karena kita pakai practical dan itu yang bikin lebih mahal. Kru banyak, teknisnya ribet, sutradara pakai dua kamera, dan itu semua makan waktu," imbuh Sunil.
2 dari 2 halaman

2. Lebih Mahal dari Film Suzzanna

Sunil Soraya mengatakan bila budget JERITAN MALAM lebih mahal dari SUZANNA: BERNAPAS DALAM KUBUR. Seandainya tidak melalukan reshot, bisa jadi anggaran yang dikeluarkan lebih rendah dari drama horor yang akan rilis 12 Desember 2019 tersebut.

"JERITAN MALAM bukan horor termahal, tapi salah satu salah yang termahal. Hampir-hampir seperti film Suzanna. Tapi Suzanna kan sempet reshot, jadi seharusnya bisa lebih rendah daripada ini. JERITAN MALAM kan cuma sekali shot," tandas Sunil.

(kpl/abs/phi)


Reporter:  

Adi Abbas Nugroho

↑