Jadi Pemilih, Apa Tantangan Yang Dirasakan Marcella Zalianty?

Rahmi Safitri | 02 Desember 2015, 06:52 WIB
Jadi Pemilih, Apa Tantangan Yang Dirasakan Marcella Zalianty?

Kapanlagi.com - Marcella Zalianty mendapat kehormatan sebagai komite pemilih di ajang Piala Maya 2015. Ini adalah kedua kalinya secara berturut-turut Marcella mendapat kepercayaan ini setelah pada tahun 2013 berhasil meraih penghargaan Film Omnibus Terpilih untuk film RECTOVERSO segmen MALAIKAT JUGA TAHU yang disutradarainya.

Bagi Marcella, ajang seperti Piala Maya ini sangat bagus dan perlu didukung. Salah satu nilai plus dari event ini adalah jurinya yang berkualitas, lintas generasi dan profesi, memiliki domisili yang berbeda serta dilarang menonton film yang bakal dinilai bersama-sama agar tidak terpengaruh.

"Penghargaan yang diberikan menurut saya bagus sekali. Contohnya seperti pemain pendatang baru karena bagaimana pun perfilman butuh regenerasi. Kita perlu memberi kesempatan untuk orang-orang yang baru pertama main film dan disandingkan dengan para senior. Jadi fair," kata bintang film BROWNIES ini saat ditemui di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa malam (1/12).

Marcella ntuk kedua kalinya jadi komite pemilih di Piala Maya © KapanLagi.com®/Budy SantosoMarcella ntuk kedua kalinya jadi komite pemilih di Piala Maya © KapanLagi.com®/Budy Santoso

Masih ada nilai plus lain dari Piala Maya yang ditemui oleh Marcella. Acara ini digagas anak-anak muda dan tidak ada campur dari pemerintah sehingga perlu didukung pihak swasta agar terselenggara dengan baik. Masih ada juga kategori unik lainnya yang tak ada di ajang penghargaan lainnya seperti poster tema, koleksi DVD, serta penampilan singkat nan berkesan.

Menjadi seorang komite pemilih bagi Marcel tantangannya adalah harus serius dan penuh konsentrasi serta tak boleh terjebak dengan selera. Lalu apa pendapat istri Ananda Mikola ini tentang perbedaan Piala Maya dan lainnya?

"Semua festival punya kualifikasi masing-masing yang saya yakini pasti bagus. Tapi di Piala Maya ada yang unik, sesuatu yang bisa saya bilang out of the box. Jadi bisa memberi apresiasi bagi semua pelaku-pelaku di luar sutradara, artis yang terlihat di layar, ada hal-hal kecil yang diperhatikan," pungkas ibu dua anak ini.

(kpl/abs/pit)

Reporter:   Adi Abbas Nugroho