Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Jadikan Rusun Sebagai Lokasi Utama 'PENGABDI SETAN 2', Joko Anwar Dapat Bantuan Followers - Tutupi Tempatnya

Jum'at, 17 Juni 2022 10:43 WIB
Jadikan Rusun Sebagai Lokasi Utama 'PENGABDI SETAN 2', Joko Anwar Dapat Bantuan Followers - Tutupi Tempatnya
Joko Anwar ©KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Film PENGABDI SETAN 2: COMMUNION garapan Joko Anwar merilis trailer resmi pada Kamis (16/6) sore kemarin. Dalam trailer tersebut setting cerita bukan lagi di sebuah rumah tengah hutan, melainkan rumah susun (rusun) setinggi 14 lantai.

Joko Anwar mengatakan kesulitannya mencari rusun yang cocok untuk dijadikan lokasi. Karena ketika mencari, rusun tersebut bukan sekadar tempat terjadinya peristiwa dalam film, melainkan karakter penting. Maka tak heran bila pencariannya butuhkan waktu berbulan-bulan.

"Kita syuting di sebuah rumah susun. Kita mencarinya itu hampir empat bulan keliling Jakarta sampai Bandung. Karena kalau mau syuting, kita menjadikan lokasi bukan sekedar tempat syuting, tapi juga karakter. Jadi ketika mencari lokasi sama dengan mengaudisi pemain, kita cari yang paling kuat karakternya," ucap Joko ditemui di Epicentrum XXI, kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan.

1. Mendapat Bantuan Followers

Gambar

Karena tak kunjung menemukan rusun sesuai dengan apa yang dimau, Joko Anwar meminta bantuan followers akun media sosialnya. Dari situ ia mendapatkan sesuai yang yang terbayang-bayang dalam kepala.

"Setelah mencari yang cocok selama empat bulan tapi tidak kita temukan, saya minta tolong ke followers saya untuk dicarikan. Dan kita menemukan informasi dari salah satu followers saya. Karena sangat membantu sekali, sehingga kita kasih special thanks di credit filmnya," papar pria berusia 46 tahun ini.

2. Tak Beroperasi 15 Tahun

Gambar

Pekerjaan Joko Anwar tidak berhenti ketika lokasi ditemukan. Ia harus mengurus perizinan karena rusun yang hendak dipakai sudah tidak beroperasi selama 15 tahun lamanya.

"Lokasi rusun itu di Jakarta, tempatnya akan kita tutupi dulu sampai filmnya rilis. Rusun itu sudah kosong selama 15 tahun, sebelum syuting sempat nanya apakah mungkin kita pakai, ternyata sangat memungkinkan," jelas Joko.

3. Ruang Terlarang di Lantai Tujuh

Sebelum dimulainya proses syuting, pihak rusun meminta agar beberapa kamar di lantai tujuh tidak digunakan. Ketika ada yang secara sengaja masuk ke sana, sesuatu tak diinginkan pun terjadi.

"Ada beberapa tempat yang kata penjaganya jangan dimasukin di lantai tujuh. Karena itu terlarang, jadi kita nggak masuk. Pernah ada yang masuk dan sesuatu yang tidak kita inginkan terjadi. Tapi tidak perlu kita ceritakan biar nggak sensasional," tandas Joko Anwar.