Kemendikbud Kembali Merestorasi Film Lawas, Kali Ini Giliran 'KERETA API TERAKHIR' yang Dibintangi Gito Rollies

Dhimas Wahyu Nugroho   | Jum'at, 20 Desember 2019 10:47 WIB
Kemendikbud Kembali Merestorasi Film Lawas, Kali Ini Giliran 'KERETA API TERAKHIR' yang Dibintangi Gito Rollies
Kemendikbud ©KapanLagi.com/Mathias Purwanto

Kapanlagi.com - Pusat Pengembangan Perfilman (Pusbang Film) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali melakukan restorasi film. Setelah merestorasi film-film seperti Darah dan Do'a Pagar Kawat Berduri, dan Bintang Ketjil, kini giliran film di era 80-an, Kereta Api Terakhir.

Pemilihan film Kereta Api Terakhir yang dibintangi Gito Rollies dan Deddy Sutomo untuk direstorasi tentunya memiliki alasan yang tepat. Rizka F Akbar dari PT. Render Digital Indonesia atau pihak yang mengerjakan proses restorasi mengatakan bahwa Kereta Api Terakhir adalah film yang fenomenal saat dirilis tahun 1981. Bahkan, film Kereta Api Terakhir melihat sekitar 15 ribu pemain.

1. Cerita Tentang Perjuangan Revolusi

2. Film-Film ini Dapat Digunakan di Sekolah

Sementara itu Kepala Pusbang Film, Maman Wijaya mengatakan bahwa film-film yang telah direstorasi ini dapat digunakan sekolah, perguruan tinggi, atau universitas untuk belajar. Film-film ini juga boleh dipinjam tetap tidak untuk kegiatan komersil. "Semua film yang sudah direstorasi semua digunakan oleh teman-teman di perguruan tinggi yang tentu kaitannya untuk belajar kebudayaan pada waktu itu, penataan kamera dan sinematografi. Yang kedua, Pusbang Film biasa juga melayani permintaan peminjaman film yang diputar oleh komunitas-komunitas mulai dari Medan sampai beberapa daerah," kata Maman menjelaskan. Restorasi film adalah salah satu program Pusbang Film yang bertujuan untuk menyelamatkan film Indonesia yang berusia lebih 50 tahun sehingga dapat ditonton kembali sebagai bahan pembelajaran baik dari segi teknik produksi film maupun sejarah Indonesia.

Editor:   Dhimas Wahyu Nugroho