KUCUMBU TUBUH INDAHKU Borong 8 Piala Citra 2019: Aktor - Film Cerita Panjang Terbaik

Ayu Srikhandi   | Senin, 09 Desember 2019 08:45 WIB
KUCUMBU TUBUH INDAHKU Borong 8 Piala Citra 2019: Aktor - Film Cerita Panjang Terbaik

Kapanlagi.com - Film yang sempat menuai kontroversi, KUCUMBU TUBUH INDAHKU (KTI) keluar sebagai juara umum di gelaran Piala Citra Festival Film Indonesia 2019. Total 8 piala dari 12 nominasi, diborong oleh film garapan Garin Nugroho ini.

Dari total 8 piala tersebut, kedua di antaranya merupakan nominasi yang dapat dibilang paling bergengsi. Film Cerita Panjang Terbaik dan Pemeran Utama Pria Terbaik berhasil diraihnya.

Pada nominasi Cerita Panjang Terbaik, KTI berhasil mengalahkan 4 nominasi lainnya, yaitu 27 STEPS OF MAY, BUMI MANUSIA, DUA GARIS BIRU, dan KELUARGA CEMARA.

1 dari 2 halaman

1. Borong Penghargaan Bergengsi

Borong Penghargaan Bergengsi © KapanLagi.com/Akbar Prabowo Triyuwono
Lalu muncul nama Muhammad Khan sebagai Pemeran Utama Pria Terbaik. Dirinya mengalahkan Abimana Aryasatya (Gundala), Angga Yunanda (Dua Garis Biru), Lukman Sardi (27 Steps of May), Reza Rahadian (My Stupid Boss 2), dan Ringgo Agus Rahman (Keluarga Cemara).

Sang Nahkoda, Garin Nugroho, ternyata juga terpilih menjadi Sutradara Terbaik. Sayangnya, ia tidak bisa hadir dan harus diwakilkan oleh anaknya Kamila Andini.

Nyatanya, masih ada 5 nominasi lagi yang dimenangkan oleh KTI. Nominasi lainnya adalah Pemeran Pendukung Pria Terbaik, Penata Busana Terbaik, Penyunting Gambar Terbaik, Penata Musik Terbaik, dan Pengarah Artistik Terbaik.

2 dari 2 halaman

2. Buktikan Kualitas

Buktikan Kualitas Muhammad Khan © KapanLagi.com/Akbar Prabowo Triyuwono
Kemenangan ini nyatanya membuat Ifa Ifansyah, sang produser bersyukur dan berharap perkembangan film Indonesia semakin berkembang. Kebebasan dalam berkarya di dalam film pun tidak luput diucapkannya.

"Yang jelas dengan kemenangan ini, kami semakin yakin kita bisa bersuara lewat sinema Indonesia. Semoga semakin banyak film yang berani mengatasnamakan kemanusiaan, menyuarakan suara yang terpinggirkan, dan menceritakan karakter-karakter yang minoritas," ucap Ifa.

"Semoga setelah ini, film Indonesia semakin baik. Dan yang paling penting, semoga ini adalah simbol kebebasan berkarya di sinema Indonesia," tambahnya.

Sang pemeran utama, Muhammad Khan pun ikut angkat bicara. "Kami merasa sangat bangga, karena dengan banyaknya penolakan, tapi kami bisa memenangkan penghargaan tertinggi di perfilman Indonesia."

(kpl/apt/jje)