Lembaga Agama Islam Singapura Kutuk Film 'FITNA'

Anton | 02 April 2008, 06:42 WIB
Kapanlagi.com - Sebuah lembaga agama Islam Singapura, yang mewakili kepentingan umat Islam di negara kota itu, telah mengutuk sebuah film tentang Islam karya seorang anggota parlemen sayap-kanan Belanda.

"Video itu bertujuan memancing kebencian imigran Muslim di antara orang-orang Eropa, termasuk melakukan tindakan kekerasan oleh kelompok radikal," kata Majelis Agama Islam Singapura, sebuah lembaga pemerintah di bawah Kementerian Olahraga, Pemuda dan Pengembangan Masyarakat, dalam sebuah pernyataannya, Selasa (1/4).

"Video itu secara sengaja memutarbalikkan ayat-ayat kitab suci Alquran untuk menciptakan ketakutan Muslimin," katanya. "Pesan inti dari Islam ialah Muslimin harus berikhtiar untuk kebaikan dirinya dan membawa kebajikan bagi masyarakat," tambahnya.

Film video berjudul FITNA karya Geert Wilders dan berdurasi 15 menit itu melukiskan peristiwa 11 September 2001, serangan atas New York 11 Maret, 2004, pemboman kereta api Madrid yang dibubuhi kutipan-kutipan ayat Alquran. Wilders merupakan anggota perlemen Belanda dari Partai Kebebasan yang anti imigran.

Muslim merupakan minoritas di Singapura, yang berpenduduk mayoritas China. (*/bun)

Editor:  

Anton