Main Film Lagi Setelah Jadi Istri, Acha Septriasa Dibayar Mahal?

Ahmat Effendi | 05 Maret 2017, 08:15 WIB
Main Film Lagi Setelah Jadi Istri, Acha Septriasa Dibayar Mahal?

Kapanlagi.com - Setelah resmi dipersunting Vicky Kharisma pada 11 Desember 2016, Acha Septriasa memutuskan tinggal di Australia mengikuti suaminya. Namun setelah 2,5 bulan berlalu, aktris cantik ini kembali ke Indonesia dan siap memulai produksi film terbaru bertajuk CINTA DUA KODI.

Tentunya keterlibatan Acha sebagai bintang utama sudah mendapat restu dari Vicky. Karena jika tidak menerima izin, dirinya tak akan mungkin nekad terpisah jarak dan waktu selama satu bulan ke depan.

"Jujur, dari tahun kemarin sampai awal tahun ini harusnya ada lima film bisa dealing sama management saya. Tapi baru ini yang cocok waktunya. Juga baru bulan ini diizinkan suami. Ini suatu project yang seperti gayung bersambut. Ini jadi film layar lebar pertama saya setelah resmi jadi ibu rumah tangga," jelas Acha usai jumpa pers di Djakarta Theatre, kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (4/3).

Acha Septriasa balik main film di Indonesia. Š KapanLagi.com/Budy SantosoAcha Septriasa balik main film di Indonesia. Š KapanLagi.com/Budy Santoso

Acha mengaku tak menyangka bisa secepat ini kembali berada di depan kamera. Namun menurutnya, ini adalah takdir untuk memerankan tokoh pengusaha muslimah bernama Ika Kartika yang kisahnya begitu inspiratif.

"Ini sesuatu yang belum saya rencanakan bisa balik secepat ini. Namun balik lagi ke film itu kan rezeki ya, jodoh juga. Setiap karakter itu saya percaya memilih pemainnya sendiri. Itu juga yang diucapkan beberapa director sama saya," tuturnya.

Lantas, benarkah Acha dibayar mahal oleh produser demi terlibat produksi perdana Inspira Pictures ini? "Suami nanya saya dapat (honor) berapa di sini? As long as I am happy, dia akan mengizinkan saya. Honor berapanya, lihat aja tadi pertama kali launching aja gede-gedean gini. Jadi saya percaya kalau orang punya modal yang baik, pasti filmnya juga baik," pungkas dia tak mau mengungkap detail.

(kpl/abs/sjw)

Reporter:   Adi Abbas Nugroho