Masuk Musim Kedua, Serial 'CEK TOKO SEBELAH' Ternyata Lanjutan Dari Filmnya

Kistin Septiyani | Kamis, 12 Desember 2019 19:36 WIB
Masuk Musim Kedua, Serial 'CEK TOKO SEBELAH' Ternyata Lanjutan Dari Filmnya

Kapanlagi.com - Ernest Prakasa mengembangkan film CEK TOKO SEBELAH dalam bentuk serial yang tayang di platform HOOQ akhir tahun lalu. Serial sebanyak 12 episode tersebut berbentuk sidequel alias menyorot kisah lain dari peristiwa yang terjadi di film utama.

Sukses ditonton oleh banyak orang, dibuatlah serial musim kedua sebanyak 18 episode. Uniknya, kali ini cerita yang ditawarkan bukan lagi sidequel, melainkan lanjutan dari versi filmnya.

"Timeline musim pertama itu terjadi di tengah cerita versi film. Musim kedua ini terjadi enam bulan setelah ending versi filmnya," kata Reza Servia selaku produser saat menggelar jumpa pers di kawasan Wijaya, Jakarta Selatan, Kamis (12/12/2019).

1 dari 2 halaman

1. Ernest Tak Menyutradarai

Serial musim pertama disutradarai oleh Ernest Prakasa, Bene Dion dan Arie Kriting. Di musim kedua ini Ernest absen menyutradarai dan digantikan oleh Soleh Solihun. Namun, suami Meira Anastasia itu tetap memegang kendali jalan penceritaan agar tak lari dari pakem.

"Kalau musim pertama Ernest yang pimpin, musim kedua bersamaan dengan persiapan film IMPERFECT, jadi dia ibaratnya udah percayakan serial ini pada kita. Di musim satu kita belajar, sekarang musim kedua kita lanjutin apa yang sudah dipelajari. Meski nggak jadi sutradara, tetap yang megang cerita Ernest, dia suprevisi cerita biar nggak lari dari film," tutur Bene Dion ditemui di tempat yang sama.

2 dari 2 halaman

2. Bebas Eksplorasi

Bebas Eksplorasi ©KapanLagi.com/Bayu Herdianto
Arie Kriting dan Bene Dion sebagai sutradara mengatakan bila pengerjaan CEK TOKO SEBELAH musim kedua sangat menyenangkan. Karena melanjutkan cerita dari film, mereka diberi kebebasan untuk berimprovisasi.

"Kalau nyutradarain yang ini lebih mudah. Kalau musim pertama terikat timeline dan emosi filmnya, kalau musim kedua ini timeline setelah film, enam bulan lebih, jadi lebih bebas eksplor karakter dan cerita. Sehingga kita jalanin komedinya lebih enak," tandas Arie Kriting.

(kpl/abs/TIN)


Reporter:  

Adi Abbas Nugroho

↑