Menang di Pengadilan, Film 'SOEKARNO' Tayang Kembali

Mahardi Eka Putra | 02 Juli 2014, 14:51 WIB
Menang di Pengadilan, Film 'SOEKARNO' Tayang Kembali

Kapanlagi.com - Jalan keluar dalam konflik antara Rachmawati Soekarnoputri dengan pihak Multivision Plus (MVP) tentang film SOEKARNO: INDONESIA MERDEKA akhirnya telah diputuskan oleh pihak pengadilan. Pada tanggal 1 Juli 2014, Pengadilan Niaga Jakarta Pusat telah membuat keputusan memenangkan PT. Tripar Multivision Plus dan Hanung Bramantyo dalam perkara gugatan perbuatan melawan hukum atas film SOEKARNO.

Dalam amar putusan, hakim telah memutuskan menolak semua gugatan penggugat dalam hal ini adalah Hj. Rachmawati Soekarno Putri dalam provisi maupun pokok perkara.

"Jadi dengan demikian PT. Tripar Multivision Plus dan Hanung Bramantyo terbukti tidak melakukan perbuatan melawan hukum dalam produksi film 'Soekarno'," ujar David Abraham SH, kuasa hukum MVP saat menggelar jumpa pers di XXI Epicentrun, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (2/7).

Dengan begitu, selaku pemilik film SOEKARNO, MVP tidak dilarang untuk mengedarkan, menayangkan, mempromosikan film Soekarno, karena menurut pertimbangan hakim, film tersebut dibuat oleh PT. Tripar Multivision Plus dan Hanung Bramantyo berdasarkan fakta-fakta sejarah dan nara sumber yang kemudian ditulis dalam skenario dan diangkat kedalam film layar lebar.

"Dengan adanya putusan ini, sampai dengan saat ini tidak ada satu putusan hukum yang melarang peredaran film Soekarno," kata David. Untuk itu, untuk menyambut hari kemerdekaan Indonesia, MVP berencana akan diputar kembali pada tanggal 14 Agustus mendatang.

Pada sidang sebelumnya PN Jakarta Pusat menetapkan kalau Rachmawati adalah pemilik sah naskah dalam film SOEKARNO: INDONESIA MERDEKA. Dalam tuntutannya Rachmawati menuntut pihak Multivison Plus sebesar 2 rupiah saja, dengan rincian 1 rupiah materiil dan 1 rupiah immateril.

Untuk nilai tuntutan yang tidak lazim, pihak Rachmawati punya alasan tersendiri. Baginya materi bukan tujuan Rachmawati, melainkan nama baik bapak yang ingin dipertahankan.

Kini palu sudah diketok dan MVP tentunya ingin menayangkan sekali lagi biopik tentang bapak pendiri bangsa tersebut. Bagi kamu yang belum sempat menontonnya dulu, tunggu tanggal resmi pemutaran kembali film SOEKARNO.

(kpl/hen/dka)

Editor:   Mahardi Eka Putra