'NAGABONAR REBORN' Siap Tayang di Bioskop, Kasus Hak Cipta Masih Dipersidangkan

Sora Soraya | Rabu, 20 November 2019 08:45 WIB
'NAGABONAR REBORN' Siap Tayang di Bioskop, Kasus Hak Cipta Masih Dipersidangkan

Kapanlagi.com - Setelah cukup lama dinanti, NAGABONAR REBORN akhirnya siap rilis di bioskop mulai Kamis pekan ini. Molornya peredaran drama komedi dengan bintang Gading Marten dan Citra Kirana tersebut dikarenakan sengketa hak cipta.

Sebagaimana diketahui, NAGABONAR besutan MT Risyaf merupakan film rilisan 1987 yang skenarionya ditulis oleh Asrul Sani. 20 tahun pasca beredarnya film pertama, Deddy Mizwar yang memerankan karakter Nagabonar pilih menyutradarai dan ikut bermain dalam sekuel bertajuk NAGABONAR JADI 2.

Ketika pada tahun 2018 Gusti Randa berencana membuat versi baru Nagabonar berdasar skenario mendiang Asrul Sani, pihak Deddy merasa langkah itu melanggar hak cipta karena dilakukan tanpa izinnya. Hingga kemudian aktor gaek tersebut mengajukan gugatan ke pengadilan.

1 dari 3 halaman

1. Kasus Masih Bergulir

Kasus Masih Bergulir Gusti Randa © KapanLagi.com®/Budy Santoso
Hingga beberapa hari jelang perilisan film NAGABONAR REBORN di bioskop, jalannya persidangan masih bergulir. Gusti Randa selaku produser mengatakan kini sidang masuk pada agenda kesimpulan.

"Proses hukum belum selesai. Sekarang sampai kesimpulan karena kemarin sudah saksi. Pas sidang agenda pembuktian, dia nggak bisa buktiin. Saat agenda saksi juga nggak ada saksi yang dihadirkan. Kita kan jadi repot," kata Gusti Randa ditemui di Plaza Indonesia, kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (19/11).

2 dari 3 halaman

2. Ahli Waris

Bila dibilang melanggar hak cipta, Gusti Randa mengaku sudah mendapatkan hak pembuatan film dari ahli waris Asrul Sani yakni sang istri bernama Mutiara Sani serta anak-anak mereka. Gugatan Deddy Mizwar dianggap sebagai salah alamat.

"Sebenarnya apa yang mau diklaim karena ceritanya beda. Terus kalau soal hak cipta sudah dapat dari ahli waris. Bagi kita sebagai produser, keributan ini harusnya Deddy Mizwar dengan ahli waris. Bukan dengan saya, saya nggak ada hubungannya gitu," tegas ayah dari aktor muda Dewa Dayana ini.

3 dari 3 halaman

3. Tetap Tayang

Lebih lanjut, Gusti Randa mengaku sempat sedikit terganjal saat film masuk ke Lembaga Sensor Film. Namun karena memiliki bukti, pihak LSF pun meluluskan untuk tayang dengan rating 13 tahun ke atas.

"Saat masuk LSF ditanya 'Gus, bukannya film ini digugat?'. Saya bilang 'Terserah'. Akhirnya sama mereka dipelajari, saya juga keluarkan bukti-bukti. Terus dipanggil pihak sana (Deddy Mizwar) diminta bukti tapi nggak bisa nunjukin. Akhirnya keluar lah surat dari LSF. Pihak XXI juga gitu (menanyakan soal gugatan). Tapi mereka hanya bioskop, kalau LSF sudah keluar, ya udah jalan aja," tutup mantan suami artis Nia Paramitha tersebut.

(kpl/abs/sry)


Reporter:  

Adi Abbas Nugroho

↑