Pelajaran Hidup yang Bisa Diambil Lewat TV Series The Flash

Iwan Tantomi | 22 Februari 2019, 08:05 WIB
Pelajaran Hidup yang Bisa Diambil Lewat TV Series The Flash

Kapanlagi.com - Dibandingkan Superman dan Batman, The Flash mungkin adalah sosok superhero yang nggak begitu menonjol. Meski begitu, dengan kekuatan supernya dia memilih untuk tetap mengabdi kepada masyarakat, membela yang lemah dari para penjahat.

The Flash merupakan bagian dari tim Justice League yang diciptakan oleh DC Comics. Penampilan perdananya adalah Januari 1940 di mana sosok pemuda bernama Barry Allen diceritakan dianugerahi kekuatan super lewat sambaran kilat yang bercampur dengan cairan-cairan kimia di laboratoriumnya.

Kisahnya nggak hanya diangkat di komik saja. Di layar kaca, The Flash memiliki dua versi serial. Yang pertama ditayangkan pada tahun 1990an, sementara serial terbaru sudah dimulai sejak 2014 lalu dan kini telah memasuki season keenam. Di Indonesia sendiri kamu bisa menikmati tayangan THE FLASH yang disiarkan secara streaming di HOOQ.

Bukan hanya soal kekuatan berlari secepat petirnya, kisah The Flash juga memiliki pelajaran hidup yang bisa dijadikan inspirasi. Apa saja?

Lebih Mudah Bekerja Secara Tim daripada Sendiri

Sekuat apa pun dirimu, bekerja dalam tim akan membuat segalanya lebih mudah.
Barry Allen dikisahkan sebagai pemuda yang belum sepenuhnya bisa mengontrol kekuatan yang dimilikinya. Karena itu ia mendirikan Star Labs yang berisikan anak-anak muda yang membantu Barry saat beraksi. Jasa mereka sangat besar untuk mengembangkan potensi, sekaligus menjaga  Barry agar tetap bisa beraksi.

Jangan Pernah Melupakan Keluarga

Sosok ayah bagi Barry Allen adalah Joe West. Meski bukan anak kandungnya, Joe adalah seorang pembimbing hebat bagi Barry dan diperlakukan sama dengan Iris dan Wally, anak-anak kandung Joe. Sebaliknya, ketiga anak-anaknya juga bakal melakukan segalanya untuk melindungi sang ayah.

Jangan Ragu Meminta Bantuan ke Orang Lain

Manusia itu punya jiwa penolong, jangan ragu meminta bantuan ke orang lain.
Bagi kamu yang punya kepribadian introvert, meminta bantuan ke orang lain pasti itu bisa seperti sebuah gunung terjal yang harus didaki.

Padahal setiap manusia punya kasih yang akan menjadi empati ketika ada orang lain yang meminta tolong pada mereka. Seperti Barry yang nggak pernah ragu untuk meminta bantuan kepada Star Labs dan keluarganya dalam menyelesaikan masalah.

Kemampuan Otak Lebih Utama

Boleh-boleh saja punya super power, tapi kekuatan otak adalah yang utama.
Berkali-kali Barry Allen dan teman-temannya harus memutar otak untuk mengalahkan lawan. Ini karena kekuatan super yang dimiliki Barry hanyalah lari secepat kilat. Dia bukan Superman yang tahan peluru dan punya sinar dari mata yang bisa melelehkan baja. Namun berkat kekuatan otak dan kerja sama, The Flash selalu berhasil menyelesaikan misinya.

Selalu Ada Harapan di Setiap Jalan

Barry nggak pernah membiarkan hal-hal buruk mengganggu konsentrasinya dalam menghadapi setiap kasus kejahatan. Biar tetap fokus, Barry selalu membiasakan diri melihat hal-hal positif di balik kerasnya kehidupan yang dialaminya. Bahkan ketika tenaganya sudah terkuras habis, Barry akan terus berusaha untuk menyelesaikan masalahnya.

Serius Boleh, Tegang Jangan!

Suasana tegang bakal lebih cair ketika muncul humor. Beruntung Barry Allen punya sosok Cisco dalam tim Star Labs-nya. Cowok ini selalu menjadi penyegar suasana, bukan hanya untuk tim, tapi juga para penonton. Selalu ada saja kalimat-kalimat konyol dan memancing tawa saat Cisco muncul, apalagi saat beraksi bersama The Flash. Setegang apa pun suasananya, kalau ada tawa, semuanya akan kembali bahagia.

Berani Memaafkan Itu Hebat

Kematian Dante tampaknya sempat mengubah perangai ceria Cisco. Sebagai sahabat, kehilangan adalah sesuatu yang berat, apalagi kalau kesalahan tersebut adalah karena sahabat lainnya, yaitu The Flash. Nggak mau terjebak dalam dilema, Cisco lebih memilih untuk berdamai dengan hatinya dan memaafkan Barry.

Masih banyak pelajaran-pelajaran hidup lain yang bisa kamu petik dari The Flash. Apalagi sekarang serialnya masih terus berjalan, seiring dengan besarnya minat penonton terhadap film apik ini. Buat kamu yang punya aplikasi Grab, gunakan promo #GrabHOOQ untuk menikmati serial THE FLASH.

Online-to-Offline (O2O) mobile platform terkemuka di Asia Tenggara, Grab, berkolaborasi dengan layanan on-demand pertama dan terbesar di Asia, HOOQ, memberikan hiburan berkualitas bagi jutaan pengguna di Asia Tenggara.

HOOQ akan terintegrasi dengan aplikasi Grab untuk menghadirkan layanan dan pengalaman menonton video streaming tanpa hambatan. Pelanggan dapat menikmati layanan video streaming dengan berbagai genre lewat segmen "Video" yang ada di dalam aplikasi Grab. Kemitraan ini menjadi salah satu langkah Grab dalam mewujudkan visi sebagai everyday superapp terkemuka di kawasan Asia.

Nggak hanya THE FLASH, ada banyak koleksi serial-serial mancanegara, seperti SUPERGIRL, GOTHAM, ARROW, DC'S LEGENDS OF TOMORROW, THE MENTALIST dan THE VAMPIRE DIARIES. Bahkan beberapa di antaranya tayang di hari yang sama dengan penayangan TV di Amerika Serikat.

Tersedia juga ratusan blockbuster orisinal lokal favorit seperti AYAT-AYAT CINTA 2, YOWIS BEN, DANUR 2, DEAR NATHAN, MARLINA SI PEMBUNUH DALAM EMPAT BABAK, dan film-film berkualitas lainnya. Selain itu ada juga serial ekslusif dari HOOQ, seperti CEK TOKO SEBELAH THE SERIES, BRATA, dan KELUARGA BADAK.

Buat kamu yang sudah memiliki Grab kategori Platinum, ada penawaran menarik buatmu, yaitu kesempatan menjadi member HOOQ setelah periode promo tiga bulan gratis berakhir. Cukup dengan biaya Rp100.000,- dan bisa dibayar lewat OVO.

Supaya semua orang makin #DekatDenganGrab, promo ini nantinya juga bisa dinikmati oleh pengguna reguler juga. Namun belum diketahui kapan rencana ini akan direalisasikan Grab.

(kly/tmi/xpi)

Reporter:  

Iwan Tantomi

TOPIK TERKAIT