Pertama Kali Menyutradarai Film Layar Lebar, Tompi: Rasanya Kayak Abis Buang Air

Kistin Septiyani | Kamis, 19 September 2019 20:41 WIB
Pertama Kali Menyutradarai Film Layar Lebar, Tompi: Rasanya Kayak Abis Buang Air

Kapanlagi.com - Tompi merasa lega karena film pertamanya, PRETTY BOYS menurutnya sukses. Ia merasa sangat senang karena akhirnya bisa mewujudkan keinginannya.

Rupanya Dokter sekaligus penyanyi itu memang sudah memiliki keinginan untuk memproduksi sebuah film sejak lima tahun lalu. Hal tersebut diungkapkannya saat ditemui ketika ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Kamis sore (19/8).

"Wah, Seneng banget, rasanya kayak orang udah lama nggak boker terus tiba-tiba boker. Lu bayangin di jalan panjang lu pengen boker tapi nggak bisa, terus lu bayangin ketemu wc air bersih, wangi, langsung boker rasanya enak banget," ungkap Tompi.

"Ini tuh keinginan gue udah dari 5-6 tahun yang lalu, lama banget, cuma ya alhamdulillah dapatnya baru sekarang," sambungnya.

1 dari 1 halaman

1. Ide Awal Film

Dirinya juga menjelaskan bagaimana ide awal film ini dibuat. Bermula dari ajakan Desta yang memintanya untuk menjadi sutradara di film Pretty Boys Ini.

Penyanyi berusia 40 tahun ini mengaku awalnya Desta yang ingin mengajaknya untuk menyutradarai film ini malah tak punya ide cerita. Tapi karena kesediaan Tompi, akhirnya ia mengangkat sebuah cerita yang timbul karena kegelisahan akan dunia showbiz mengingat para pemainnya itu juga berada di ranah tersebut.

"Desta awalnya, Desta yang telpon. Jadi satu waktu dia telpon gue minta kesediaan gue untuk jadi director di film ini. Dia bilang 'Tom gue mau bikin film, kita pengen lu jadi director', Ya udah oke, pas gua tanya ceritanya 'nah itu ceritanya belum ada', lah awalnya bingung," ujar Tompi.

"Jadi dia nawarin gua jadi director terus dia malah nanya juga ide cerita, ya udah gue akhirnya kepikiran buat ngangkat dunia showbiz dan memang ini kegelisahan gue juga dan mereka juga memang terlibat di sana juga, jadi pasti lebih gampang buat relate dan banyak isu yang bisa kita masukkan," tukasnya.

(kpl/irf/TIN)


Reporter:  

Irfan Kafril

↑