Premiere Film 'MAKMUM' Diwarnai Tepuk Tangan Penonton

Kistin Septiyani | Selasa, 13 Agustus 2019 00:16 WIB
Premiere Film 'MAKMUM' Diwarnai Tepuk Tangan Penonton

Kapanlagi.com - Tepuk tangan paling meriah menggelegar dari para penonton usai menyaksikan pemutaran perdana atau premiere film MAKMUM. Hal tersebut kontan membuat sutradara film tersebut, Hadrah Daeng Ratu tak kuasa menahan rasa haru, walaupun sebelumnya sempat ketakutan oleh film yang dibintangi Titi Kamal itu.

"Nggak nyangka reaksinya akan begitu. Kalau reaksi takut sudah saya prediksi, karena memang itu adegan jump scare yang dipersiapkan untuk menggiring nuansa horor. Setelah teriak takut, penonton tepuk tangan semua. Spontan itu. Seperti penghargaan karena sukses membuat penonton masuk ke suasana horor," tulis Hadrah lewat rilis yang diterima kapanlagi.com.

1 dari 2 halaman

1. Pertanyakan Keimanan

Pertanyakan Keimanan ©KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya
Menurut Hardah, rasa takut tak melulu identik dengan sosok hantu dan dia punya banyak referensi agar penonton bisa melihat juga rasa takut yang timbul dari para karakter pemain yang turut bermain dan itulah yang coba dibangun dalam film MAKMUM.

Tak hanya memunculkan teror dari sosok hantu. Film MAKMUM lebih mempertanyakan keimanan seseorang yang suka terganggu fokusnya saat salat. "Jadi rasa takutnya berangkat dari dalam hati. Tidak khusyuk sholatnya," jelasnya.

2 dari 2 halaman

2. Teror Mencekam di Asrama

Teror Mencekam di Asrama ©KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya
Film yang diputar serentak di empat negara pada 15 Agustus 2019 itu menceritakan tentang sosok ghaib yang disebut Makmum oleh para penghuni asrama yang semakin sering mengganggu sejak Rini (Titi Kamal) menetap kembali di asrama untuk memenuhi permintaan Ibu Kinanti (Jajang C Noer) yang kesehatannya terus menurun.

Rosa (Reny Yuliana) sebagai pemimpin asrama yg baru tidak merespon ketakutan ketiga siswi Nurul (Tissa Biani), Nisa (Bianca Hello), Putri (Adila Fitri) yang dilarang keluar asrama selama masa liburan, karena nilai mereka yang jelek. Intensitas kesurupan Putri yang terus meningkat, membuat suasana semakin tidak kondusif.

Rini menyadari ada sesuatu yang memang tidak beres di dalam asrama ini, ia mencoba membantu para siswi dan berusaha menguak misteri tersebut, hingga ia tidak sadar bahwa nyawanya sedang terancam. Selain Titi Kamal, film ini juga dibintagi Ali Syakieb, Jajang C Noer, Tissa Biani, Bianca Hello, dan Adikia Fitri.

(kpl/aal/TIN)


Reporter:  

Sahal Fadhli

↑