Punya Jalan Cerita Baru, Film 'WIRO SABLENG' Bisa Diterima Kaum Milenial

Galuh Esti Nugraini | Kamis, 09 Agustus 2018 12:30 WIB
Punya Jalan Cerita Baru, Film 'WIRO SABLENG' Bisa Diterima Kaum Milenial

Kapanlagi.com - Film WIRO SABLENG akan segera tayang di akhir bulan Agustus ini. Banyak yang tak sabar untuk menyaksikan aksi dari pendekar satu ini. Apalagi buat para penggemar yang mengikuti lama perjalannya saat masih dalam bentuk buku.

Vino G Bastian mengungkap jika film WIRO SABLENG ini akan berikan banyak kejutan. Ia juga mengaku jika film ini bisa diterima oleh semua kalangan, bahkan untuk orang-orang yang mengerti cerita Wiro Sableng sekalipun.

"Promosinya masih berjalan terus. Banyak kejutan-kejutan yang akan kita sebarkan penggemar-penggemar Wiro Sableng. Yang paling penting Wiro Sableng ini dibuat bukan hanya untuk pembacanya yang dulu tapi justru generasi milenials," ungkap ungkap Vino G. Bastian saat ditemui di Plaza Indonesia XXI, Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (7/8).

"Orang-orang yang enggak tau Wiro Sableng pasti akan mudah mengikuti film ini. Karena dari 185 judul enggak mungkin semuanya masuk di situ. Film ini bisa dibilang seperti reboot, punya jalan cerita baru yang menarik tapi enggak mengkhianati buku aslinya gitu. Jadi akan ada petualangan baru di film Wiro Sableng ini," lanjutnya.

1 dari 4 halaman

1. Story Line Baru Dibuat Agar Menarik

Film WIRO SABLENG ini nantinya akan mempunyai story line yang baru, meski tetap tidak melenceng dari cerita aslinya. hal ini dikarenakan agar menambah daya tarik. Terutama untuk orang-orang yang tidak mengikuti kisah perjalanan pendekar satu ini.

"Jadi kalau yang udah baca bukunya jangan kaget kok di bukunya seperti ini karena kita reboot sama seperti yang dilakukan oleh film-film luar. Story line yang baru biar menarik dan menjadi kejutan untuk para penggemarnya maupun calon penggemar yang baru," ungkap ayah satu anak ini.

2 dari 4 halaman

2. Bicara Target Penonton Film 'WIRO SABLENG', Vino G Bastian: Ya Sebanyak-Banyaknya

Bicara Target Penonton Film 'WIRO SABLENG', Vino G Bastian: Ya Sebanyak-Banyaknya © Bintang.com/Yunan Laziale
Promosi sampai sekarang pun masih dilakukan. Vino yang memerankan sosok Wiro Sableng ini pun berikan harapannya terkait target penonton nanti. Yang mana bisa berdampak pada perkembangan industri film ke depannya.

"Ya sebanyak-banyaknya aja karena buat saya ketika banyak yang menonton film ini apalagi ini juga Fox bergabung di sini pasti akan membuat celah untuk investasi asing masuk ke Indonesia lebih banyak lagi. Mungkin sekarang Wiro Sableng, mungkin kedepannya investasi asing masuk ke perusahaan yang lain dan itu sangat sehat. Membuat kualitas film kita maju terus," pungkasnya.

3 dari 4 halaman

3. Vino Ogah Pakai Stuntman

Diakui oleh suami Marsha Timothy ini, dirinya sampai harus menghabiskan waktu belajar dasar ilmu bela diri selama 6 bulan lamanya. Bukan hal yang mudah tentu saja, namun Vino berhasil melewatinya dengan sukses.

"Latihannya 6 bulan. Mungkin saya yang paling lama karena memang saya nggak punya basic bela diri. Saya harus belajar dari nol lagi dengan Kang Yayan dan tim," ujar Vino G Bastian, saat ditemui di Plaza Indonesia XXI, Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (7/8).

4 dari 4 halaman

4. Tantangan Vino G Bastian Saat Syuting 'WIRO SABLENG'

Tantangan Vino G Bastian Saat Syuting 'WIRO SABLENG' © Bintang.com/Yunan Laziale
Nggak cuma sekedar persiapan dan latihan selama berbulan-bulan, proses adaptasi di lokasi syuting juga menjadi salah satu aspek yang terpenting. Terlebih lagi, perubahan suhu dan cuaca terkadang menjadi hal yang tak terduga.

"Hal-hal seperti ini sebenarnya yang butuh adaptasi makanya ketika saya memulai adegan atau pindah lokasi ke suhu yang berbeda kita bisa melakukan pemanasan terus. Itu salah satu tantangannya. Diluar itu memang ya namanya syuting fight kepukul atau ketendang sudah biasa," imbuhnya.

Lebih lanjut lagi, Vino juga harus selalu menjaga kondisi fisiknya selama proses syuting. "Jangan sampai kita jatuh sakit. Otomatis produksinya mundur, pasti kerugian di budget produksinya akan numpuk," pungkasnya.

(kpl/rhm/gen)


Reporter:  

Nuzulur Rakhmah

↑