Regenerasi, Upi Nekad Pasang Wajah Baru Untuk 'MY GENERATION'

Sanjaya Ferryanto | 21 Januari 2017, 10:52 WIB
Regenerasi, Upi Nekad Pasang Wajah Baru Untuk 'MY GENERATION'

Kapanlagi.com - Tahun lalu industri film nasional menemukan momentumnya. Pertama kali sepanjang sejarah, daftar 10 judul terlaris mengantongi satu juta penonton lebih.

Sayangnya dari kacamata sineas ada hal cukup meresahkan terjadi. Bila ditinjau ulang, hanya dua film yang berani berkontribusi memunculkan talenta baru.

Gatal melihat fakta tersebut, sutradara Upi nekat memasang wajah baru dalam garapan anyarnya bertajuk MY GENERATION. Tak tanggung-tanggung, ia memperkenalkan empat bintang muda sekaligus yang diharap bisa meramaikan industri ini.

"Saya memang ingin memakai pemain baru. Kenapa dipilih baru? Karena film Indonesia butuh regenerasi. Tapi mereka ini bener-bener kita gembleng supaya bisa mengambil hati penonton," kata Upi ditemui di kawasan Senopati, Rabu lalu (18/1).

cast Film MY GENERATION © Kapanlagi/Muhammad Akrom Sukaryacast Film MY GENERATION © Kapanlagi/Muhammad Akrom Sukarya

Empat bintang baru tersebut adalah Alexandra Kosasie, Bryan Warao, Lutesha serta Arya Vasco. Mereka ditemukan melalui proses casting memakai teknik lama yakni dengan mencari langsung di beberapa kota, bukan memakai bantuan management artis.

"Casting ini seperti casting zaman dulu, bukan kita memanggil manager artis. Kita sampai ke Bali, kita direct messages mereka di Instagram. Ini tantangan, tapi saya senang bisa menemukan empat orang yang akan mengisi perfilman nasional agar tidak dikritik: 'Kok pemain itu itu aja?'. Kalau tidak ada produser yang berani, lalu kapan?" urai produser Adiyanto Sumardjono dari IFI Sinema, ditemui di tempat yang sama.

Lantas, apa yang membuat Upi akhirnya memilih Alexandra, Bryan, Lutesha dan Arya Vasco? "Karena mereka natural, mungkin jarang nonton TV atau film sehingga tidak ada acuan. Mereka layaknya remaja pada umumnya," tandasnya.

MY GENERATION sendiri telah memulai proses syuting di sekitaran Jakarta. Film yang rencana rilis pertengahan tahun ini berkisah tentang empat remaja era milenial yang mengkritik sistem-sistem yang ada di sekitar mereka.

(kpl/abs/frs)

Reporter:  

Adi Abbas Nugroho