Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Remake Dari Film Korea Selatan, Ini Alasan Produser 'KALIAN PANTAS MATI' Pilih Bintang Baru - Jadi Debut Zee JKT48

Kamis, 06 Oktober 2022 10:05 WIB
Remake Dari Film Korea Selatan, Ini Alasan Produser 'KALIAN PANTAS MATI' Pilih Bintang Baru - Jadi Debut Zee JKT48
Alasan produser 'KALIAN PANTAS MATI' pilih bintang baru. (credit: Kapanlagi.com/Bayu Herdianto)

Kapanlagi.com - KALIAN PANTAS MATI merupakan remake dari film horor Korea Selatan berjudul MOURNING GRAVE yang dibintangi Kang Ha Neul dan Kim So Eun. Menariknya Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment selaku rumah produksi memakai sederet bintang muda baru sebagai pemerannya.

Untuk mendapatkan para pemain baru ini membutuhkan waktu sekira tiga bulan. Paling lama adalah mendapatkan pemeran dua tokoh utama yakni Dini yang diperankan oleh Zee JKT48 dan Rakka diperankan Emir Mahira.

"Karena dekat dengan JKT48, kita ajak audisi buat yang mau karena nggak semua pengin akting. Setelah audisi, ngobrol-ngobrol, kita pilih Zee dan Gaby," kata Robert Ronny selaku produser ditemui di Metropole XXI, kawasan Pegangsaan, Jakarta Pusat, Rabu (5/10/2022).

Now that you are AWAKE, it's time for you to wake right now!

Awake

"Waktu Emir kita nggak tahu dia sudah balik ke Indonesia. Begitu tahu nggak mikir dua kali tanya jadwal, kalau bisa langsung kita ajak. Karena Emir dulu masih kecil, sekarang udah besar, menurut saya fresh," imbuh Robert.

1. Alasan Cari Bintang Baru

Ada alasan khusus mengapa Robert Ronny sebagai produser memilih bintang-bintang baru di film KALIAN PANTAS MATI. Karena sebagai orang yang berkecimpung di industri film, ia ingin berkontribusi melahirkan bintang-bintang baru.

"Kita merasa kurang cepat regenerasi aktor muda. Sekarang terasa cari aktor muda buat serial.atau film susah banget karena semua lagi syuting. Tahun lalu akhirnya kita beride cari bintang baru untuk industri. Gimana mau dapat pemain baru kalau kita nggak mau mulai. Awalnya cukup berat cari pemain yang bagus bukan cuma dalam hal akting, tapi ada sesuatu yang bisa dijual," papar Robert.

2. Tidak Melihat Jumlah Followers

Dalam pencarian pemain KALIAN PANTAS MATI, Robert Ronny dan tim casting benar-benar melihat dari bakat dan bukan jumlah followers media sosial. Menurutnya, tidak selamanya angka followers berimbas pada jumlah penonton.

"Kita murni beneran tes semua, bukan berdasar followers. Saya paham kenapa ada PH (Production House) melakukan hal itu karena dengan banyak followers akan lebih gampang promosi. Tapi sebenarnya nggak semua berhasil juga kan? Ada beberapa selebritis followers jutaan tapi filmnya nggak laku juga. Beda korelasi. Orang bebas mau mem-follow, tapi meminta mereka datang ke bioskop iru sesuatu yang berbeda," tegas Robert Ronny.