'RINDU KAMI PADAMU', Salah Satu Film Asia Yang Diputar di SIFF

Darmadi Sasongko | 01 April 2005, 20:33 WIB
Kapanlagi.com - Film RINDU KAMI PADAMU karya sutradara Garin Nugroho akan turut ambil bagian dalam Festival Film Internasional San Francisco (SIFF) ke-48, yang berlangsung 21 April-5 Mei mendatang. Karya tersebut menjadi satu-satunya film perwakilan Indonesia yang diputar di ajang tersebut.

Ini juga menjadi film kedua bagi Garin terlibat di SIFF, setelah film sebelumnya BULAN TERTUSUK ILALANG turut diputar di ajang tersebut pada 1997.

Sejumlah film karya sutradara asing, yang mencoba mengangkat tentang Indonesia, juga ikut diputar seperti THE YEAR OF LIVING VICARIOUSLY (produksi Malaysia-Indonesia, arahan sutradara Amir Muhammad) dan SHAPE OF THE MOON (Belanda/ Leonard Retel Helmrich).

SIFF kali ini memberi ruang lebih besar terhadap film-film di kawasan Asia yang mencoba mengangkat tema yang beragam, seperti konflik kebudayaan, politik dan peneguhan identitas keagamaan. Setidaknya 25 karya film sineas Asia akan dipertontonkan di ajang ini.

Dari deretan film karya sineas Asia, film karya sineas Malaysia cukup mendominasi (6 film) dari jumlah film yang ada. Diantaranya, THE GRAVEL ROAD, MONDAY MORNING GLORY, SEPET, TOKYO MAGIC HOUR, THE YEAR OF LIVING VICARIOUSLY dan PUTRI GUNUNG LEDANG, yang dibintangi sejumlah aktor kawakan Indonesia, seperti Christine Hakim, Slamet Rahardjo, Alex Komang dan Dian Sastro.

Sebanyak 185 film dari 49 negara setidaknya akan diputar di ajang ini. Dari jumlah tersebut, sebanyak 79 film merupakan film panjang. Sementara film dokumenter berjumlah 35 film dan film pendek mencapai 71 buah.

THE AXE, film dengan bintang José García, Olivier Gourmet dan Yolande Moreau karya sutradara kawakan Costa-Gavras akan menjadi pembuka festival ini. Film komedi hitam ini diangkat berdasarkan novel yang ditulis pengarang Amerika Donald E. Westlake. (*/dar)

Editor:  

Darmadi Sasongko