Siap-siap, Festival Sinema Australia Indonesia 2019 Akan Segera Hadir!

Guntur Merdekawan | Jum'at, 08 Maret 2019 19:48 WIB
Siap-siap, Festival Sinema Australia Indonesia 2019 Akan Segera Hadir!

Kapanlagi.com - Kabar gembira untuk kamu para pecinta film, terlebih untuk kamu yang menyukai film-film luar negeri, khususnya Negara Kangguru. Yap, Festival Sinema Australia Indonesia (FSAI) 2019 akan segera hadir!

Digelar untuk kali keempat, festival kerjasama antara Indonesia dan Australia tahun ini menjadi kian spesial. Selain akan menayangkan film-film terbaik Australia dan Indonesia, festival ini juga akan dipersembahkan secara gratis.

Menariknya lagi, festival tahun ini akan menyapa beberapa kota di Indonesia. Jika sebelumnya hanya digelar di Jakarta, Surabaya dan Makassar, kali ini untuk pertama kalinya juga akan menyambangi Bandung, Mataram, hingga Lombok.

1 dari 2 halaman

1. Jadwal Festival Sinema Australia Indonesia 2019

Berikut jadwal lengkap Festival Sinema Australia Indonesia 2019. Catat tanggalnya! Sebelum nonton, jangan lupa daftar dulu di fsai2019.eventbrite.com ya!

- Jakarta, 14-17 Maret 2019 di CGV Grand Indonesia
- Mataram, 15-17 Maret 2019 di CGV Transmart Mataram
- Makassar, 22-24 Maret 2019 di CGV Daya Grand Square
- Bandung, 23-24 Maret 2019 CGV Paskal Shopping Center
- Surabaya, 29-31 Maret 2019 di CGV Marvell City
2 dari 2 halaman

2. Dukungan Mira Lesmana

Dukungan Mira Lesmana Mira Lesmana © KapanLagi/Akrom Sukarya
Sahabat FSAI sekaligus produser "Ada Apa dengan Cinta (AADC)?", Mira Lesmana, mengaku sangat senang dan punya harapan yang besar pada festival film tahunan ini. Menurut perempuan yang sempat tumbuh dan hidup di Australia tahun 1979 ini, bakalan ada hal yang berbeda dan menarik pada FSAI nantinya.

"Saya sangat bangga di sini. Sangat penting mengadakan festival seperti ini, terutama untuk Indonesia dan Australia. Aku sangat percaya ini sangat penting," ujarnya saat jumpa pers Festival Sinema Australia Indonesia 2019, di CGV Grand Indonesia, Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (8/3).

"Yang menarik adalah selalu ada ruang tanya jawab berdiskusi dengan penonton. Dan itu sangat menarik. Bagaimana mereka merespons film kita. Megetahui lebih jauh potret Indonesia melalui sebuah film dan berinteraksi dengan film maker itu keren ya untuk sharing dan kerjasama antara dua negara atau lebih," jelasnya.

Selain itu, film yang dihadirkan dalam Festival ini juga hadir dari genre yang beragam. Terlebih, film AADC yang digarap Mira juga akan ikut serta dalam festival tahun ini.

"Film-film yang dipilih dalam festival ini sangat menarik seperti yang sudah tadi disebutkan. Ada juga family drama, science fiction, dan dokumenter. Ini juga menandakan bahwa genre yang banyak bisa menyatukan penonton," pungkas Mira.

(kpl/apt/gtr)


↑