Sinopsis Film 'DANCING IN THE RAIN', Cinta dan Persahabatan Yang Tak Kenal Batasan

Tyssa Madelina | 18 Oktober 2018, 14:17 WIB
Sinopsis Film 'DANCING IN THE RAIN', Cinta dan Persahabatan Yang Tak Kenal Batasan

Kapanlagi.com - Sejak Banyu (Dimas Anggara) masih kecil, Eyang Uti (Christine Hakim) sudah mengetahui ada yang berbeda darinya. Ditelantarkan begitu saja oleh kedua orangtua membuat Eyang Uti mengemban tanggung jawab besar untuk mendidik bocah spesial tersebut sebaik mungkin. Sampai akhirnya Eyang Uti mengetahui bahwa Banyu adalah pengidap sindrom Spectrum Autisme, salah satu kondisi yang mengganggu perkembangan komunikasi dan interaksi sosial anak.

Namun hal itu tak lantas membuat Eyang Uti patah semangat. Dengan penuh kesabaran, Eyang Uti mengajarkan cucunya kejujuran dan kasih sayang. Hal itu pun selalu diterapkan oleh Banyu hingga akhirnya ia beranjak remaja.

Christine Hakim berperan sebagai Eyang Uti. (Courtesy of Screenplay Films)Christine Hakim berperan sebagai Eyang Uti. (Courtesy of Screenplay Films)

Banyu sangat beruntung karena dikelilingi oleh orang-orang yang mencintainya apa adanya. Selain Eyang Uti, ada pula sosok Radin (Deva Mahenra) dan Kinara (Bunga Zainal) yang sudah bersahabat dan melindunginya sejak kecil. Sampai akhirnya tumbuh rasa cinta di hati Radin dan Kinara.

Seiring dengan proses tumbuh dewasa ketiganya, persahabatan mereka pun lambat laun mulai diuji kesetiaannya. Kira-kira ujian seperti apa yang akan mereka bertiga hadapi? Dan mampukah Banyu bertahan di tengah keras dan kejamnya dunia?

Dimas Anggara Sempat Ketakutan

Dimas Anggara totalitas dalam berperan. (Courtesy of Screenplay Films)Dimas Anggara totalitas dalam berperan. (Courtesy of Screenplay Films)

Aktor Dimas Anggara dipercaya memerankan karakter penyandang spectrum autis bernama Banyu dalam film DANCING IN THE RAIN. Hal tersebut sempat membuatnya takut apabila salah menafsirkan seperti apa gerak atau sifat penyandang autis.

"Saya sebenarnya agak takut bermain di film ini ya. Tapi selama syuting saya didampingi psikolog yang memang dia memegang anak autis. Setiap melakukan body language tertentu saya diberitahu," kata Dimas Anggara ditemui di Cibinong City Mall, Jawa Barat, Sabtu (1/9/2018).

Chemistry Dimas Anggara dan Bunga Zainal

Bunga Zainal kembali terjun ke layar lebar. (Courtesy of Screenplay Films)Bunga Zainal kembali terjun ke layar lebar. (Courtesy of Screenplay Films)

Selama syuting, interaksi antara Dimas Anggara dan Bunga Zainal sudah seperti sahabat dekat. Bahkan ketika Dimas membocorkan jika Bunga hobi makan, hal sebaliknya dibocorkan istri produser Sukhdev Singh tersebut.

"Dia suka makan, suka bawa makanan ke lokasi, dia yang bikin orang yang lagi program diet khususnya saya jadi susah," lontar Dimas.

Bunga menimpali, "Dia yang suka jajan. Kalau ada tukang jajan lewat kayak bakso, batagor, pasti diberhentiin. Deva yang lagi diet aja kita sodorin malah minum kopi doang," elak wanita berusia 31 tahun tersebut.

Dimas, Deva dan Bunga Jadi Sahabat Beneran

Jadi makin dekat setelah syuting film. (Courtesy of Screenplay Films)Jadi makin dekat setelah syuting film. (Courtesy of Screenplay Films)

Bunga Zainal, Dimas Anggara dan Deva Mahenra mendapat peran besar dalam film DANCING IN THE RAIN besutan Rudi Aryanto ini. Tak heran demi menampilkan chemistry sempurna, mereka sering kumpul bersama di sela syuting.

"Akting Dimas sama Deva itu lebih jago dari aku, karena adegan aku lebih banyak sama mereka, kita bertiga selaku dikasih kesempatan bareng. Mulai dari reading sampai di lokasi sebisa mungkin kita ngobrol," cerita Bunga Zainal.

(kpl/tmd)

Editor:  

Tyssa Madelina