Sinopsis Film 'SUSI SUSANTI: LOVE ALL' Tunjukkan Pergumulan Batin & Kerja Keras Sang Atlet

Editor KapanLagi.com | 26 November 2020, 11:05 WIB
Sinopsis Film 'SUSI SUSANTI: LOVE ALL' Tunjukkan Pergumulan Batin & Kerja Keras Sang Atlet

Kapanlagi.com - Film SUSI SUSANTI: LOVE ALL adalah film garapan Sim F yang mengangkat kisah nyata dari legenda pebulutangkis Indonesia Susi Susanti. Film ini sekaligus menjadi debut pertama sang sutradara, tidak tanggung-tanggung Daniel Mananta selaku produser film ini turut membantu dan bekerja sama dengan Oreima Films dan East West Synergy. Tentu Daniel tidak sendiri, ia dibantu oleh Reza Hidayat dalam memproduksi film ini.

Film SUSI SUSANTI: LOVE ALL dibintangi oleh Laura Basuki sebagai Susi Susanti dan Dion Wiyoko sebagai Alan Budikusuma. Selain itu jejeran pemain terkenal lainnya seperti Kelly Tandiono, Rafael Tan, Natheniel Sulistyo, Lukman Sardi juga ikut bermain dalam film ini. Tidak ketinggalan juga menyuguhkan tingkah kocak yang dimunculkan keluarga Susi yang terdiri dari Iszur Muchtar, Dayu Wijanto dan Delon akan menambah bumbu komedi ke dalam film ini.

1. Sinopsis


Susi Susanti yang berumur 14 tahun sudah mencintai bulutangkis lalu berkembang menjadi atlet yang dicintai di Idonesia. Ia dilatih oleh Liang Chiu Sia yang diperankan oleh Jenny Chang dan didorong oleh janji kepada sang ayah, Susi berhasil mendapatkan pengakuan internasional setelah memenangkan medali emas Olimpiade untuk pertama kali bagi Indonesia. Selain itu film ini menunjukkan bagaimana perjuangan Susi dari kecil di Tasikmalaya, lalu berlatih keras di PB Jaya Raya hingga berhasil memasuki pelatihan nasional PBSI. Ketika sedang terjadi pergejolakan ekonomi di Indonesia, Susi menggunakan kesempatan tersebut untuk menunjukkan kepada negaranya dan dunia bahwa kepahlawanan tidak diukur oleh tingginya kesuksesan seseorang, tetapi oleh kedalaman pengorbanan.

2. Angkat Pergumulan Batin

Oreima Film via ImdbOreima Film via Imdb


Saat itu digambarkan pula situasi Indonesia saat krisis yang menimbulkan sentimen terhadap penduduk keturunan Tionghoa. Sebagai atlet keturunan Tinghoa, menjadikan Susi harus terbiasa menerima sikap rasial dari masyarakat. Diceritakan juga ketika Susi dan kawan-kawannya saat berada di Hongkong, mereka harus menghadapi wakil dan duta Indonesia yang diskriminatif ditambah dengan demonstran yang melakukan demo di depan stadion tempat mereka bertanding. Itu merupakan tantangan terberat yang dialami seorang atlet dimana di dalam negeri ditekan, sementara di luar negeri justru disudutkan, tentu bukan perkara mudah.

3. Sisihkan Manisnya Cinta Remaja

Oreima Film via ImdbOreima Film via Imdb


Setiap pahitnya perjuangan pasti ada cerita manis di tengahnya. Hal tersebut juga tidak luput dari sebuah kisah cinta. Dalam perjalanan karirnya sebagai atlet Susi juga bertemu dengan Alan Budikusuma yang menjadi suaminya hingga kini. Terpilihnya Laura Basuki dan Dion Wiyoko untuk memerankan pasangan atlet bulutangkis bisa dibilang menjadi salah satu pilihan tepat. Sebab chemistry yang dibangun keduanya terlihat serasi, antara Susi yang ambisius juga sangat kaku dan Alan lebih terlihat cuek, kalem tapi ternyata supel.

Penulis : Felecia Syadina

(kpl/mag)

Editor:   Editor KapanLagi.com