Sinopsis Film 'TENGKORAK', Penemuan Fosil di Yogyakarta Yang Gemparkan Dunia

Tyssa Madelina | 18 Oktober 2018, 15:17 WIB
Sinopsis Film 'TENGKORAK', Penemuan Fosil di Yogyakarta Yang Gemparkan Dunia

Kapanlagi.com - Selama ini manusia dikenal sebagai salah satu makhluk paling superior di bumi. Menyandang predikat sebagai populasi terbesar maka tidak heran kalau kebanyakan dari kita memiliki sifat serakah dan semaunya sendiri. Lantas bagaimana jika kemunculan sebuah fosil tengkorak sepanjang dua kilometer di Yogyakarta, yang tersibak karena gempa tahun 2006 membuat manusia mempertanyakan kembali eksistensinya?

Hal itulah yang jadi premis awal film TENGKORAK karya mahasiswa Sekolah Vokasi Universitas Gajah Mada (SV UGM). Diceritakan setelah gempa melanda Yogyakarta, sebuah fosil tengkorak raksasa membuat para ilmuwan dan pemuka agama bingung dan berdebat tiada henti.

Fosil tengkorak raksasa bikin manusia gempar dan bertanya-tanya. (Courtesy of Vokasi Studio)Fosil tengkorak raksasa bikin manusia gempar dan bertanya-tanya. (Courtesy of Vokasi Studio)

Tim Balai Penelitian Bukit Tengkorak (BPBT) pun dibentuk untuk menyibak asal mula fosil tersebut dan untuk menjaga situasi agar tetap kondusif, mereka juga menyembunyikan hal itu dari masyarakat luas. Sampai suatu hari, pemerintah Indonesia secara tiba-tiba menutup akses tim BPBT ke area fosil.

Bahkan ada sebuah tim khusus yang ditugaskan untuk memburu siapapun yang melanggar keputusannya. Sementara itu seorang mahasiswa bernama Ani (Eka Nusa Pertiwi) merasa memiliki kewajiban untuk memberitakan pada dunia tentang penemuan tersebut. Tentu saja usahanya tak bisa dibilang mudah mengingat Ani harus berurusan di tengah lingkaran konspirasi dan mempertaruhkan nyawanya untuk hal berbahaya.

Film Genre Scifi Buatan Indonesia

Film Indonesia yang cukup berani mengangkat isu berbeda. (Courtesy of Vokasi Studio)Film Indonesia yang cukup berani mengangkat isu berbeda. (Courtesy of Vokasi Studio)

Indonesia selama ini banjir dengan genre drama, komedi, action ataupun horor. Jarang sekali sutradara yang nekat untuk membuat film dengan genre science fiction mengingat tak semua orang bisa menikmatinya.

TENGKORAK bisa jadi bukan genre scifi pertama di Indonesia. Sebelumnya ada film MANUSIA 6.000.000 DOLAR yang tayang di tahun 1981. Namun film indie ini sukses mencuri perhatian karena memberi nuansa baru untuk para pecinta film.

Jadi Wakil Indonesia di World Premiere Amerika Serikat

Sudah ikut beragam festival. (Courtesy of Vokasi Studio)Sudah ikut beragam festival. (Courtesy of Vokasi Studio)

Modal boleh terbatas namun dengan biaya sekitar Rp 500 juta, TENGKORAK sudah bisa mewakili Indonesia di Festival Film Cinequest di Sanjose, California, Amerika Serikat dan masuk dalam nominasi Best Film untuk kategori Science Fiction, Fantasy dan Thriller . Suatu prestasi yang sangat membanggakan bukan?

Film yang diproduksi sejak tahun 2014 silam ini memang butuh waktu untuk riset yang cukup lama. Yusron Fuadi selaku sutradara, merangkap pemain, penulis cerita, produser, dan editor sempat menyebutkan bahwa film TENGKORAK diproduksi oleh orang-orang yang tidak memiliki latar belakang dunia perfilman.

Pakai Visual Effect 3D

Telaten dan canggih, siapa yang sangka kalau tim di balik TENGKORAK tak memiliki background di dunia film. (Courtesy of Vokasi Studio)Telaten dan canggih, siapa yang sangka kalau tim di balik TENGKORAK tak memiliki background di dunia film. (Courtesy of Vokasi Studio)

Proses pengambilan gambar di film TENGKORAK sebagian besar dilakukan di Gunung Kidul, UGM dan Kaliurang. Selain mengandalkan lokasi, tim juga memberi sentuhan efek visual 3D seperti miniatur dan juga full scale set dengan dukungan blue screen.

Bukan hal yang mudah ya, mengingat daerah yang disebutkan tadi dilintasi angin cukup kencang. Apalagi film ini membutuhkan lebih dari 25 blue screen.

(kpl/tmd)

Editor:  

Tyssa Madelina