Sinta Nuriyah Ungkap Jadi Istri Gus Dur Lebih Berat Ketimbang Prajurit TNI

Rahmi Safitri | 09 Mei 2018, 13:05 WIB
Sinta Nuriyah Ungkap Jadi Istri Gus Dur Lebih Berat Ketimbang Prajurit TNI

Kapanlagi.com - JELITA SEJUBA merupakan film yang menyorot suka duka menjadi istri seorang prajurit militer. Memakai kepulauan Natuna sebagai setting utama, drama besutan Ray Nayoan ini berhasil membius siapa saja yang menontonnya.

Salah satu nama yang menonton film ini hingga dua kali adalah Sinta Nuriyah, istri mendiang Presiden Abdurrahman Wahid atau akrab disapa Gus Dur. Setelah menyaksikan filmnya, wanita berusia 70 tahun itu mengenang bila sejak muda tak ingin menjadi istri tentara.

"Film ini memaparkan suka duka jadi istri seorang prajurit. Satu sisi membanggakan, tapi di sisi lain kegetiran hidup juga sangat banyak," kata Sinta saat hadiri nobar JELITA SEJUBA di Epicentrum XXI, kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (7/5/2018).

Sinta Nuriyah (kanan) saat nonton bareng © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom SukaryaSinta Nuriyah (kanan) saat nonton bareng © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya

Namun setelah menikah dengan Gus Dur, sambil berkelakar ia mengungkap cerita yang ternyata lebih berat dari kisah para Ibu Persit. "Karena itu pada waktu muda saya mengatakan tidak ingin kawin dengan seorang prajurit, karena selalu ditinggal. Tetapi ketika saya jadi istri Gus Dur, ternyata rasanya lebih dari itu," cetusnya.

JELITA SEJUBA telah rilis di bioskop sejak tanggal 5 April kemarin. Film ini diputar di beberapa bioskop dan dalam peredarannya berhasil meraup sebanyak 71.450 penonton.

Aktris Putri Marino diplot sebagai Syarifah, gadis Natuna yang dipersunting oleh prajurit TNI bernama Jaka. Setelah menjalani biduk rumah tangga ternyata tidak mudah karena ia sering ditinggal suaminya bertugas, bahkan saat dirinya tengah hamil.

(kpl/abs/pit)

Reporter:  

Adi Abbas Nugroho