Syuting di Maroko, Aliando Syarief Menyesal Karena Jeruk

Guntur Merdekawan | Jum'at, 16 Agustus 2019 07:08 WIB
Syuting di Maroko, Aliando Syarief Menyesal Karena Jeruk

Kapanlagi.com - Aliando Syarief baru saja merampungkan proses syutingnya untuk film WARKOP DKI REBORN yang mengambil setting lokasi di Maroko. Seperti diketahui, cowok berusia 22 tahun itu mendapat role krusial sebagai almarhum Dono dalam trio komedian DKI (Dono Kasino Indro).

Ali CS menjalani syuting di Maroko selama sekitar sebulan lamanya. Selama itu, tak ada kendala berarti yang ditemui bintang sinetron Ganteng Ganteng Serigala tersebut.

"Alhamdulillah, dingin dan panas hehe. Agak sedikit seru. Alhamdulillah, semuanya baik-baik saja," ungkap Ali saat ditemui di gedung Trans TV, Jakarta Selatan, Kamis (15/8).

 

1 dari 2 halaman

1. Terkesan dengan Jeruk Maroko

Terkesan dengan Jeruk Maroko Aliando Syarief sebagai Dono / Credit: KapanLagi - Deki Prayoga
Banyak hal-hal baru yang membuat Ali terkesan selama di Maroko. Salah satunya adalah buah jeruk di sana yang diceritakan begitu spesial dan berbeda dari yang biasa ditemuinya di Indonesia.

"Jeruknya enak. Itu gue lupa banget, lupa bawa pulang sumpah. Itu menyesal banget sih. Jeruknya asam manis, terus nggak ada bijinya. Jadi kita bisa makan langsung, nggak usah pakai kupas-kupas gitu sih," sambung cowok yang pernah dekat dengan Prilly Latuconsina ini.

2 dari 2 halaman

2. Aliando Syarief Rindukan Masakan Indonesia

Aliando Syarief Rindukan Masakan Indonesia The New \'DKI\' / Credit: KapanLagi - Budy Santoso
Tinggal di negeri orang bukanlah hal yang mudah. Salah satu ujian terberat adalah menyesuaikan perut dengan makanan-makanan baru sehari-sehari. Ali pun tak menampik jika perutnya sempat merasa 'jetlag' akan masakan Indonesia.

"Seminggu dua minggu pertama itu masih oke ya. Asyik, bergaul sana-sini juga sama orang Maroko. Tapi lama-kelamaan kayak tetep kok usus sama cacing pita gue butuh nasi uduk ya sama nasi padang, enggak bisa lepas. Ya sudah, akhirnya untuknya Bang Randy as Indro bawa orek sama abon. Ya sudah. Mungkin itu yang sedikit bisa mengobati," tutup Ali.

(kpl/far/gtr)


Reporter:  

Fikri Alfi Rosyadi

↑