Tahun 2016 Film Indonesia Pecahkan Rekor, XXI Ungkap Rahasianya

Natanael Sepaya | 13 Februari 2017, 13:52 WIB
Tahun 2016 Film Indonesia Pecahkan Rekor, XXI Ungkap Rahasianya

Kapanlagi.com - Tahun 2016 bisa dibilang industri perfilman tanah air menemukan momentumnya. Seperti diketahui, 10 judul terlaris sukses meraih lebih dari satu juta penonton. Bahkan pada posisi pertama WARKOP DKI REBORN: JANGKRIK BOSS PART I menjadi film dengan total penonton terbanyak sepanjang masa.

Menurut data market share di jaringan bioskop XXI, film Indonesia mengalami kenaikan cukup signifikan dari tahun 2015. Bila sebelumnya hanya 20%, tahun lalu melesat mencapai angka 32% serta mengumpulkan 34,5 juta penonton.

Saat dihubungi awak media, Catherine Keng selaku corporate secretary XXI mengungkap faktor di balik kabar menggembirakan tersebut. "Semakin banyak film yang diproduksi dengan sangat baik oleh para produser. Demikian pula dengan seleksi yang kami lakukan, tidak sembarangan film bisa tayang. Banyak pertimbangan agar masyarakat memperoleh hiburan bermutu," katanya.

Bukan cuma kualitas, teknik marketing serta terkonsep secara matang jadi beberapa rahasia pencapaian besar 'Warkop DKI Reborn' © KapanLagi.com/Bayu HerdiantoBukan cuma kualitas, teknik marketing serta terkonsep secara matang jadi beberapa rahasia pencapaian besar 'Warkop DKI Reborn' © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Tidak hanya itu, Catherine juga mengungkap rahasia mengapa film akhirnya bisa mendapat banyak penonton. Yakni dengan teknik marketing yang unik serta terstruktur matang. Hal itu ia pelajari dari cara rumah produksi Falcon Pictures memasarkan filmnya.

"Kelebihan Falcon yang saya lihat adalah berani belajar, membuka mata dan hatinya terkait industri film di tanah air. Termasuk mengeksekusi ide-ide tertentu yang dipandang menarik. Bahkan, ide liar marketing pun berani dieksekusi oleh mereka. Ini yang mungkin tidak berani dilakukan oleh PH lain," tutur istri dari sutradara dan produser Robert Ronny tersebut.

Untuk itu Catherine berharap taktik Falcon diikuti oleh produser lain agar industri perfilman nasional semakin berjaya. "Untuk bagian promo ini, Falcon Pictures saya kira adalah pelopor, yang melihat bahwa promo sama pentingnya dengan produksi," pungkas dia.

(kpl/abs/ntn)

Reporter:  

Adi Abbas Nugroho