Tak Hanya Seorang Musisi, Ini 3 Film yang Pernah Glenn Fredly Produseri

Dhia Amira   | Kamis, 09 April 2020 12:55 WIB
Tak Hanya Seorang Musisi, Ini 3 Film yang Pernah Glenn Fredly Produseri

Kapanlagi.com - Glenn Fredly adalah seorang penyanyi sekaligus pembuat lagu yang telah berkarir selama 25 tahun. Ia banyak menciptakan lagu seperti Januari, Terserah, Kasih putih dan Sekali Ini Saja. Bukan hanya menjadi seorang penyanyi dan pembuat lagu, ternyata Glenn juga memiliki karya film yang telah ia produseri sendiri.

Glenn sudah beberapa kali terlibat dalam pembuatan film Indonesia, dan telah memiliki 3 karya film layar lebar yang penuh dengan arti dan makna di setiap filmnya. Dilansir dari berbagai sumber, inilah ke 4 film yang menjadi karya dari seorang Glenn Fredly semasa hidupnya.

1 dari 3 halaman

1. 'CAHAYA DARI TIMUR:BETA MALUKU'

'CAHAYA DARI TIMUR:BETA MALUKU' Chicco Jerikho (credit: © KapanLagi.com)
Karya pertama yang diproduseri langsung oleh Glenn Fredly yaitu film berjudul CAHAYA DARI TIMUR:BETA MALUKU pada tahun 2014. Glenn bekerjasama dengan Angga Dwimas Sasongko yang merupakan sutradara dalam film tersebut. Tak hanya menjadi produser, Glenn juga turut ikut menjadi pemeran dalam film CAHAYA DARI TIMUR:BETA MALUKU.

Film ini menceritakan tentang keragaman di tanah air, terutama kisah kehidupan di Maluku. Kita tahu bahwa Glenn sangat peduli dan sangat memperhatikan wilayah timur Indonesia, ia juga banyak memberikan dukungan dan kalimat indah bagaimana wilayah timur adalah satu kesatuan dari Indonesia.

Dalam film tersebut Sani Tawainella yang diperankan Chicco Jericho ingin menyelamatkan masyarakat di kampungnya dari konflik agama di Ambon melalui sepak bola. Film ini akan membuat kita merasa emosional dan merasa bangga dengan perbedaan yang dimiliki oleh Indonesia.

Selain menjadi pemain dan juga produser, diketahui juga bahwa soundtrack dalam film CAHAYA DARI TIMUR:BETA MALUKU diisi oleh Glenn Fredly dengan judul lagu Tinggikan.

2 dari 3 halaman

2. 'FILOSOFI KOPI'

'FILOSOFI KOPI' Chicco Jerikho, Rio Dewanto, Julie Estelle (credit: © KapanLagi.com)
Film selanjutnya yang diproduseri langsung oleh Glenn Fredly yaitu FILOSOFI KOPI. Film yang banyak memberikan kata-kata manis dan makna cerita tentang sebuah kedamaian dengan masa lalu melalui kopi ini, telah banyak menyedot perhatian publik pada tahun 2015 silam.

Film ini menceritakan kedua sahabat bernama Ben yang diperankan oleh Chicco Jerikho dan juga Jody yang diperankan oleh Rio Dewanto yang mencari sebuah cara agar mereka dapat membuat kopi terbaik di Indonesia. Film ini juga memberikan wawasan kepada kita tentang kopi Indonesia.

FILOSOFI KOPI juga banyak menerima penghargaan, antara lain di Festival Film Bandung, Apresiasi Film Indonesia dan Festival film Indonesia. Total penghargaan yang didapatkan oleh film FILOSOFI KOPI adalah 10 penghargaan dalam berbagai jenis kategori.

3 dari 3 halaman

3. 'SURAT CINTA DARI PRAHA'

'SURAT CINTA DARI PRAHA' Julie Estelle, Tio Pakusadewo (credit: www.imdb.com)
Karya terakhir yang diproduseri oleh Glenn Fredly yaitu film berjudul SURAT CINTA DARI PRAHA pada tahun 2016. Film ini di bintangi oleh Julie Estelle, Rio Dewanto dan dua artis senior Tio Pakusadewo dan Widyawati. Film yang terinspirasi dari kisah hidup pelajar Indonesia yang tidak dapat kembali akibat situasi politik tahun 1966.

Film SURAT CINTA DARI PRAHA bercerita tentang bagaimana Larasati yang diperankan oleh Julie Estelle menemui mantan tunangan ibunya bernama Jaya yang diperankan oleh artis senior Tio Pakusadewo di kota Praha, Ceko. Film ini juga menceritakan situasi perubahan politik puluhan tahun silam, serta tentang kekuatan maaf dan upaya untuk berdamai dengan sisi gelap masa lalu.

Diketahui pula bahwa 4 soundtrack original SURAT CINTA DARI PRAHA merupakan karya dari Glenn Fredly. Lagu-lagu tersebut antara lain berjudul Nyali Terakhir, Sabda Rindu, Untuk Sebuah Nama dan Menanti Arah. Lagu Sabda Rindu dan Nyali Terakhir dinyanyikan oleh pemeran utama yaitu Julie Estelle dan juga Tio Pakusadewo.

SURAT CINTA DARI PRAHA banyak mendapatkan penghargaan bergengsi, antara lain dari Usmar Ismail Awards, Indonesia Movie Actor Awards, dan Indonesia Movie Awards. Total penghargaan yang didapatkan berjumlah 13 penghargaan dengan berbagai kategori di dalamnya.

Itulah 3 film yang pernah diproduseri oleh seorang Glenn Fredly, tak hanya menciptakan sebuah karya tetapi juga memberikan sebuah pembelajaran dan wawasan hidup di dalamnya.

Semua karya Glenn Fredly akan menjadi sebuah kenangan yang berharga di industri hiburan Indonesia, dan menjadi karya yang akan selalu di kenang dari generasi ke generasi.

(kpl/dhm/gen)

Editor:  

Dhia Amira