Tara Basro Terpilih Jadi Duta FFI 2019, Senang Tapi Juga Banyak PR

Kistin Septiyani | Selasa, 24 September 2019 07:01 WIB
Tara Basro Terpilih Jadi Duta FFI 2019, Senang Tapi Juga Banyak PR

Kapanlagi.com - Untuk pertama kalinya Festival Film Indonesia memiliki duta setelah tiga puluh sembilan kali digelar. Nama yang terpilih adalah Laura Basuki, Chicco Jerikho, Tara Basro, serta Gading Marten.

Terpilihnya keempat nama ini karena mereka telah meraih Piala Citra dalam karirnya. Sebagaimana diketahui, Laura Basuki berhasil membawa pulang piala sebagai aktris utama terbaik berkat perannya di 3 HATI 2 DUNIA 1 CINTA. Lalu Chicco juga menggondol pulang sebagai aktor utama terbaik lewat film CAHAYA DARI TIMUR.

Menyusul Tara sebagai aktris utama terbaik karena perannya dalam A COPY OF MY MIND besutan Joko Anwar. Dan Gading Marten yang sukses menyabet piala sebagai aktor utama terbaik lewat LOVE FOR SALE pada FFI 2018.

1 dari 2 halaman

1. Senang Tapi Banyak PR

Senang Tapi Banyak PR ©KapanLagi.com/Bayu Herdianto
Terpilih menjadi Duta FFI 2019 tentu menjadi sebuah kebanggaan bagi Tara Basro. Namun juga memberinya PR karena dituntut memberitahu masyarakat luas seperti apa serunya ajang tahunan bergengsi bagi insan perfilman ini.

"Seneng sekali dan menjadi kehormatan dipilih jadi salah satu duta FFI. Bisa dibilang PR-nya banyak ya. Salah satunya untuk membangun kepedulian, nggak hanya orang-orang umum saja, mungkin kebanyakan dari generasi saya sendiri dan ke bawah, tentang seberapa pentingnya FFI. Untuk Indonesia sendiri kita butuh punya standar di perfilman karena dari penjuriannya saja sangat selektif, sangat ketat untuk menilai film bagus itu seperti apa dari teknis, dari estetikanya juga," jelas Tara ditemui di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Senin (23/9/2019).

2 dari 2 halaman

2. Kampanye Nonton di Bioskop

Kampanye Nonton di Bioskop ©KapanLagi.com/Bayu Herdianto
Salah satu yang akan dikampanyekan Tara Basro sebagai Duta FFI adalah ajakan menonton film di bioskop. Menurutnya selain menjadi hal paling mendasar, juga membantu agar industri terus berjalan.

"(Kampanye menonton di bioskop) itu paling utama dong. Bagaimanapun itu salah satu hal fundamental yang harus dilakukan sebagai masyarakat Indonesia. Karena percuma udah bikin film bagus tapi nggak ada yang nonton, kalau dilihat dari segi bisnisnya pun jadi nggak bisa berkembang," tegasnya.

(kpl/abs/TIN)


Reporter:  

Adi Abbas Nugroho

↑