Terlibat Film 'KKN DI DESA PENARI', Adinda Thomas Nangis Ketakutan Dililit Ular Sanca

Dhimas Wahyu Nugroho   | Rabu, 22 Januari 2020 21:46 WIB
Terlibat Film 'KKN DI DESA PENARI', Adinda Thomas Nangis Ketakutan Dililit Ular Sanca

Kapanlagi.com - Adinda Thomas terlibat film KKN DI DESA PENARI besutan Awi Suryadi. Ia memerankan karakter Widya dalam horor yang diadaptasi dari utas cerita seram di akun Twitter milik Simpleman.

Seperti tertuang dalam utas yang viral pada pertengahan tahun 2019 itu, ada adegan di mana Widya berinteraksi dengan ular. Lantaran Manoj Punjabi selaku produser menginginkan sesuatu yang real, Adinda pun menjalani workshop bagaimana memegang ular dengan aman.

"Ada workshop sama pawang ular dan itu benar-benar dijaga. Ketika workshop, pertama-tama dilatih bagaimana megang, merasakan ular di tangan, sampai akhirnya benar-benar senyaman itu sama ular," jelas Adinda ditemui di kantor MD Pictures, kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (22/1/2020).

1 dari 2 halaman

1. Menangis Dililit Ular

Ketika hari ketiga workshop bersama ular berjenis sanca, Adinda Thomas sempat panik saat hewan tersebut berada di depan mukanya. Reflek dia membanting ular itu ke lantai. Namun, karena bagian tubuh ular masih membelit kakinya, lilitan itu semakin erat.

"Ada satu kejadian di workshop ketiga. Di mana saya panik karena ularnya tiba-tiba ke depan muka, terus saya lempar ke lantai. Tapi posisi badan saya lagi dililit setengah badan gitu di kiri, jadinya saya dililit kencang. Saya teriak, nangis, takut banget. Semua pawang dan astrada suruh saya tarik napas, nggak boleh takut," imbuh Adinda.

2 dari 2 halaman

2. Dilarang Panik

Ia melanjutkan, ular akan bereaksi pada tubuh manusia jika dalam kondisi panik dan suhu badan dingin. Maka dari itu kondisi harus stabil dan badan dibiarkan hangat.

"Ini sebuah kesempatan yang benar-benar melatih keberanian Adinda karena kebetulan takut sama ular. Adinda nggak boleh takut karena rasa takut membuat badan Adinda jadi dingin. Ketika ular itu menyentuh badan yang takut dan dingin, itu akan merangsang dia untuk membunuh. Jadi nggak boleh panik dan bergerak secara tiba-tiba," tutupnya.

(kpl/abs/DIM)


Reporter:  

Adi Abbas Nugroho

↑